Durjana! Kakek di Rembang Ikat dan Cabuli Bocah Tetangganya

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 17:14 WIB
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Seorang kakek di Rembang berusia 60 tahun dipolisikan terkait dugaan pencabulan. Korban merupakan gadis berusia 11 tahun trauma karena dicabuli tetangganya.

"Kami telah menerima laporan tersebut dari orang tua korban. Korban gadis berusia 11 tahun masih duduk di kelas 5 SD. Saat ini dalam tahap penyidikan terhadap sang pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito saat dimintai konfirmasi detikcom di kantornya, Rabu (21/4/2021).

Ibu korban bercerita putrinya diduga sudah disetubuhi oleh tetangganya hinga berulang kali. Insiden itu terjadi sejak Januari-Februari 2021 lalu.

"Saya sama bapaknya kerja di sawah jam 06.00 WIB berangkat. Anak saya sendirian di rumah. Pas lagi belajar, kan sekolah daring di dalam kamar, tiba-tiba pelaku ini langsung masuk saja menghampiri anak saya," terang ibu korban.

Tak hanya itu sang ibu menuturkan putrinya juga mengaku diancam jika mengadukan peristiwa itu ke orang tuanya. Gadis kelas 5 SD itu diancam dibunuh oleh kakek tiga cucu tetangganya tersebut.

"Ya sampai hubungan kaya suami istri. Anak saya cerita dicopotin semua bajunya kayak mandi gitu. Tangannya diikat pakai rafia, mulutnya diplester pakai lakban hitam. Jadi nggak bisa berontak. Dipaksa hubungan itu," terangnya.

"Baru-baru ini, bapak langsung nanya ke anak saya ini. Sebenernya ada apa, kok kata tetangga pelaku ini sering masuk rumah saya. Barulah anak saya cerita, langsung saya laporan ke polisi," imbuhnya.

Di lokasi yang sama, pendamping hukum dari keluarga korban, Riyanta, menyebut kliennya saat ini merasa trauma. Saat ini bocah itu memilih mengurung diri di rumah karena takut jika melihat terduga pelaku yang merupakan tetangga korban sendiri.

"Kami ikut mengawal peristiwa kasus ini. Saya pun sudah mengajak korban dan keluarga untuk menemui Kapolres. Bersyukur, tahapan sudah berjalan dan naik ke tahap penyidikan. Kasihan, karena anaknya trauma sekali," katanya.

(ams/sip)