Ortu Wanita Korban Pembunuhan di Kulon Progo Minta Pelaku Dihukum Mati

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 14:10 WIB
Orang tua Dessy Sri Diantary turut menyaksikan rekonstruksi pembunuhan putrinya di Waduk Sermo, Kulon Progo, Selasa (20/4/2021)
Orang tua Dessy Sri Diantary turut menyaksikan rekonstruksi pembunuhan putrinya di Waduk Sermo, Kulon Progo, Selasa (20/4/2021) Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom
Kulon Progo -

Keluarga Dessy Sri Diantary (22), salah satu korban pembunuhan oleh tersangka NAF (22), turut menghadiri rekonstruksi di Waduk Sermo, Kulon Progo, hari ini. Keluarga berharap tersangka dijatuhi hukuman mati.

"Kami penginnya (pelaku) dihukum mati. Nyawa ya dibales nyawa," kata ibu korban, Boikem (53), di sela rekonstruksi di Wisma Sermo, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, Selasa (20/4/2021).

Boikem menyebut tersangka tampak melakukan perencanaan untuk membunuh putrinya. Dia juga meyakini akibat dicekoki minuman bersoda yang dicampur obat sakit kepala itu, membuat putrinya yang jago bela diri itu lemah sehingga mudah dihabisi pelaku.

"Dessy itu nggak suka minum soda, sukanya air putih, pernah dulu di rumah dikasih minuman bersoda nyatanya tidak diminum. Jadi saya yakin saat itu (pembunuhan) pasti dia cuma dipaksa yang akibatnya Dessy jadi lemah dan dapat dengan mudah dibunuh," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan ayah Dessy, Sunarko (57). Sunarko berharap pembunuh putrinya itu bisa dihukum mati.

"Harapan saya dihukum setimpal kalau perlu hukuman mati," ujar pria yang akrab disapa Eko itu.

Eko menuturkan selama ini keluarga tak kenal dengan tersangka. Menurutnya Dessy juga belum pernah cerita soal kedekatannya dengan tersangka.

"Kami sama sekali nggak kenal dengan dia (pelaku), terakhir sebelum ditemukan meninggal, Dessy pamit mau cari lowongan kerja, habis itu udah hilang dan dapat kabar kalau meninggal di Wisma Sermo," ungkap Eko.

Eko pun mengaku baru melihat sosok tersangka pembunuh keji putrinya saat rekonstruksi hari ini. Dia mengaku marah dan sempat ingin melampiaskan emosinya.

"Tadi pas lagi liat tersangka geregetan banget sih rasanya," cetus Eko.

Eko mengaku kepergian Dessy meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya maupun keluarga pacar Dessy. Sebab, Dessy berencana untuk melangsungkan lamaran pernikahan setelah Idul Fitri tahun ini.

"Setelah Lebaran ini rencananya mau dilamar, tapi takdir ternyata berkata lain. Dari keluarga saya sekarang malah udah ayem, cuma keluarga pacarnya Dessy itu yang dari kemarin masih kepikiran," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dua wanita muda dengan tersangka NAF (22), Selasa (20/4). Rekonstruksi ini tak berjalan sesuai rencana, karena dari total 28 adegan yang sedianya diperagakan tersangka, baru 11 yang terlaksana.

Rekonstruksi kali ini untuk mengetahui detik-detik ketika NAF menghabisi korban pertamanya yaitu Dessy Sri Diantary (22) di Wisma Sermo Asri, Karangsari, Pengasih, Kulon, Selasa (23/3). Ada tiga tempat yang menjadi lokasi rekonstruksi tersebut, yaitu di depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo yang terletak di sisi utara Alun-alun Wates, sebuah warung kelontong depan GKJ Wates dan Wisma Sermo Asri.

Selengkapnya soal rekonstruksi pembunuhan dua wanita muda di Kulon Progo...