Vaksinasi Lansia di DIY Lambat, Dinkes Jemput Bola ke Panti Jompo

Heri Susanto - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 15:57 WIB
MUI keluarkan fatwa vaksinasi COVID-19 tak batalkan puasa. Oleh karena itu vaksinasi COVID-19 di bulan Ramadhan tetap gencar dilakukan di Ibu Kota.
Ilustrasi vaksinasi COVID-19 untuk lansia (Foto: Ari Saputra)
Yogyakarta -

Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY melakukan jemput bola untuk mengejar target vaksinasi lansia yang mengalami keterlambatan distribusi vaksin virus Corona (COVID-19) maupun proses vaksinasi. Dinkes DIY menilai hanya Kota Yogyakarta yang optimal dalam vaksinasi lansia.

Kepala Dinkes DIY Pembajun Setianingastutie menjelaskan vaksinasi lansia di empat kabupaten lain di DIY masih mengalami keterlambatan.

"Iya, di DIY sedikit terlambat dari target. Dari lima kabupaten dan kota, hanya kota saja yang bisa optimal. Makanya, kami lakukan jemput bola," kata Pembajun saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Yogyakarta, Senin (19/4/2021).

Pembajun menyebut ada lebih dari 590 ribu lansia yang sudah terdaftar mengikuti program vaksinasi Corona.

"Dari jumlah vaksinasi lansia, baru sekitar 30 persen. Sedangkan yang terdaftar sudah ada 590 ribuan," katanya.

Dia menyebut jumlah tersebut masih sangat kurang dari target yang ditetapkan. Pembajun menyebut Kementerian Kesehatan memberikan masukan agar vaksinasi di DIY diprioritaskan untuk lansia dengan mempertimbangkan segera terbentuk herd immunity.

"Angka kematian kita itu mencapai 894 kasus dengan 90 persennya lansia," terang Pembajun.

Dia menerangkan lansia yang beralamat di luar Kota Yogyakarta, kini bisa segera divaksin karena Dinkes DIY melakukan jemput bola. Pembajun menyebut selain kantor Dinkes, RSUP Dr Sardjito juga melayani vaksinasi lansia dengan target 100 orang per hari.

"Jadi pesertanya cukup melakukan pendaftaran melalui website dinkes.jogjaprov.go.id. Selama kuota masih nanti akan diberikan jadwal," katanya.

Untuk mengejar target vaksinasi lansia ini, Dinkes DIY juga bekerja sama dengan panti jompo. Nantinya, tim vaksinasi akan mendatangi panti-panti tersebut untuk proses vaksinasi.

"Setelah Sardjito, kami sudah bekerja sama dengan Panti Wreda di bawah Pakem, kemudian panti-pantai yang lain masih dalam koordinasi. Nanti tim kami jemput bola ke sana," terangnya.

Simak video 'Menkes Budi Minta Lansia Jadi Prioritas Penerima Vaksin Saat Ramadhan':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)