Mulai Hari Ini Perbatasan Banyumas Dijaga untuk Cegah Pemudik Awal

Arbi Anugrah - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 15:40 WIB
Salah satu terminal paling sibuk di Jakarta yakni Terminal Kampung Rambutan nyaris tanpa aktivitas dan kosong imbas larangan mudik.
Ilustrasi (Foto: Lamhot Aritonang)
Banyumas -

Seluruh jalur masuk yang menuju Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai hari ini dilakukan penjagaan. Hal tersebut untuk mengantisipasi kedatangan warga yang memilih mudik lebih awal.

"Penjagaan sudah dimulai hari ini, tapi random," kata Bupati Banyumas Achmad Husein kepada wartawan di Purwokerto, Senin (19/4/2021).

Penjagaan dilakukan hingga tanggal 6 Mei 2021 di titik-titik perbatasan masuk Banyumas dengan Kabupaten Brebes, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen. Setelah 6 Mei 2021, perbatasan akan lebih diperketat lagi dengan melibatkan lebih banyak personel.

"Mulai 7 Mei hingga 20 Mei, penjagaan bakal lebih diperketat lagi. Mereka yang nekat mudik diminta untuk putar balik atau harus membawa rapid tes antigen. Pemkab juga akan menyiapkan GOR Satria sebagai tempat karantina," ujarnya.

Nantinya bagi warga yang lolos dari penjagaan di perbatasan dan telah tiba di rumahnya, akan langsung diminta untuk melakukan tes cepat antigen oleh satgas tingkat RT maupun Desa.

"Satgas desa atau RT akan membawa ke Puskesmas untuk tes cepat antigen, gratis. Kami menyiapkan stok sekitar 27.000 kit antigen," ujarnya.

Tim gabungan dari unsur polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan di Banyumas, akan berjaga di wilayah perbatasan, hingga ke tingkat RT dan RW untuk mengantisipasi warga yang nekat mudik.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan pengalaman tahun lalu terdapat kurang lebih 22.000 warga yang nekat mudik ke Banyumas meski telah ada larangan mudik dari pemerintah di tengah pandemi Corona.

(mbr/rih)