Nekat Mudik ke Solo, Siap-siap Dikarantina 5 Hari!

Ari Purnomo - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 20:55 WIB
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Jumat (16/4/2021).
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Jumat (16/4/2021). Foto: Ari Purnomo/detikcom
Solo -

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak menyebut warga yang nekat mudik Lebaran 2021 ke Solo bakal dikarantina 5 hari. Lokasi karantina berada di Solo Techno Park (STP).

"Wajib lakukan karantina 5 hari di STP," kata Ade Safri saat ditemui di kantornya, Jumat (16/4/2021).

"Nantinya selama karantina pemudik akan diawasi dengan ketat oleh petugas gabungan," ujarnya.

Ade menjelaskan, Polresta Solo akan mendirikan lima pos pengamanan sekaligus penyekatan pemudik masuk ke Solo. Di antaranya di Jurug, simpang tiga Faroka, Makutho, Banyuanyar dan simpang tujuh Joglo.

Pos penyekatan tersebut akan dijaga petugas gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, dari pemkot dan juga ormas. Bagi pemudik yang hendak masuk ke Solo dan tertangkap petugas akan diminta menunjukkan surat hasil swab antigen atau PCR.

"Pengecekan setiap pemudik dilakukan di lima titik pos penyekatan dan diminta menunjukkan swab antigen atau PCR," ujarnya.

Jika hasil tes yang dibawa non reaktif atau negatif yang bersangkutan dibawa ke Solo Techno Park untuk karantina selama 5 hari.

Selain itu, pemudik juga akan dilakukan tes rapid saat dikarantina. Ini untuk memastikan kondisinya apakah reaktif atau tidak.

"Apabila hasilnya reaktif tanpa gejala maka bersangkutan dikirim ke asrama haji Donohudan. Tetapi kalau dengan gejala, maka sesuai prokes yang berlaku akan dikirimkan ke rumah sakit rujukan," tuturnya.

Salah satunya adalah rumah sakit lapangan milik TNI yang ada di Benteng Vastenburg. Tindakan tegas ini dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik.

"Apabila ada pemudik yang lolos dari lima pintu masuk, ada pengawasan lapis yakni Satgas Jogo Tonggo," ungkapnya.

(rih/mbr)