Dampak Siklon Seroja, Waspadai Gelombang Tinggi di Selatan Jawa

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 13:58 WIB
Ilustrasi angin kencang
Ilustrasi angin kencang. (Foto: dok detikcom)
Cilacap - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 4-6 meter di pesisir pantai selatan Jawa berlaku mulai 9-10 April 2021. Hal tersebut disebabkan adanya siklon tropis Seroja.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan pulau Jawa dan perairan Utara Papua hingga Papua barat. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan gelombang tinggi di sekitar wilayah tersebut," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Menurut keterangan, terdapat siklon tropis Seroja (996 hPa) 950 kilometer sebelah selatan barat daya Denpasar, bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari barat laut ke timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 Knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-35 Knot.

Tinggi gelombang 2-4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Sukabumi, Cianjur, Garut Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Kebumen, Purworejo hingga perairan selatan Yogyakarta.

Sementara tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi samudera Hindia Selatan Sukabumi, Cianjur, Garut Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Kebumen, Purworejo hingga samudera Hindia selatan Yogyakarta.

Dia juga mengimbau agar seluruh pengguna jasa kelautan untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," jelasnya.

Dia memprediksi jika kondisi tersebut akan bertahan hingga tiga hari ke depan. Masyarakat pengguna maritim diminta waspada terutama ketika melewati daerah perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa.

"Karena ini sangat berbahaya, dengan kondisi gelombang laut lebih dari 4 meter itu sangat berbahaya hampir semua jenis kapal," ujarnya.

Selain siklon tropis Seroja, dia juga menyebut jika saat ini terdapat siklon tropis Odette yang muncul secara bersamaan dan letaknya sangat berdekatan. Sehingga kondisi tersebut sangat berdampak pada kondisi cuaca di wilayah Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

"Saat ini terdapat dua badai tropis atau disebut siklon tropis, di wilayah samudera Hindia selatan Jawa atau di sebelah barat daya Australia. Badai tropis yang pertama yaitu badai tropis Seroja dan yang kedua badai tropis odette," ujarnya.

"Ini muncul bersamaan jadi letaknya berdekatan, ini berdampak pada kondisi cuaca di wilayah Sumatera bagian selatan terutama wilayah Lampung lalu wilayah Jawa Tengah dan Jawa timur, lalu wilayah Bali. Itu berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam 24 jam ke depan dan juga dapat disertai kilat petir," jelasnya.

"Tetapi potensi tersebut dipastikan tidak seekstrem ketika terjadi di Nusa Tenggara Timur seperti siklon seroja saat melewati daerah Nusa Tenggara Timur," ucapnya.

Lihat Video "BMKG: Siklon Tropis Seroja Sudah Menjauhi Wilayah Indonesia":

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)