Trafik Bandara Adisutjipto Naik 40% Usai Petugasnya Divaksin Corona

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 14:31 WIB
Bandara Adisutjipto Yogya
Bandara Adisutjipto Yogyakarta (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Sleman -

PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyelenggarakan vaksinasi COVID-19 tahap dua hari ini. Pihak Bandara Adisutjipto menyebut ada peningkatan trafik sebanyak 40 persen usai petugas bandara mendapat vaksin Corona pada tahap pertama akhir Maret lalu.

"854 peserta penerima vaksin Sinovac tersebut merupakan bagian dari 10 instansi dan stakeholder yang berada di lingkungan Bandara Adisutjipto," kata GM Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Pandu menjelaskan, vaksin pertama telah dilakukan 25 Maret lalu. Menurutnya, usai vaksinasi pertama tersebut trafik di Bandara Adisutjipto meningkat.

"Alhamdulillah setelah vaksinasi tahap pertama pada waktu lalu, terjadi peningkatan trafik di Bandara Adisutjipto sebesar 40 persen," jelas Pandu.

Petugas Bandara Adisutjipto Yogyakarta disuntik vaksin Corona dosis kedua, Kamis (8/4/2021).Petugas Bandara Adisutjipto Yogyakarta disuntik vaksin Corona dosis kedua, Kamis (8/4/2021). (Foto: dok Bandara Adisutjipto)

Menurut Pandu, peningkatan ini menunjukkan masyarakat semakin yakin dengan keamanan di bandara. Dia berharap trafik akan semakin naik setelah vaksinasi tahap kedua ini.

"Ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap jasa kebandarudaraan juga meningkat. Mudah-mudahan setelah vaksinasi tahap dua ini, masyarakat bisa semakin yakin dengan transportasi udara," lanjut Pandu.

Vaksinasi Corona di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (25/3/2021).Suasana vaksinasi Corona tahap pertama di Bandara Adisutjipto, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (25/3/2021). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Ia mengingatkan, kendati sudah divaksin masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.

"Kami harap pelaksanaan vaksinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi udara dan tidak mengendorkan semangat kita untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19," pungkasnya.

(sip/rih)