Aturan Ibadah Ramadhan di Solo, Tadarus Online-Ceramah Cuma 7 Menit

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 20:18 WIB
Couple of glowing Moroccan ornamental lanterns on the table. Greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem, festive blue night background with glittering golden bokeh lights.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn)
Solo - Melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo tertanggal 6 April 2021, Pemkot Solo mengatur sejumlah kegiatan ibadah Ramadhan. SE mengatur masalah pembukaan tempat ibadah hingga pelaksanaan ceramah dan tadarus Al-Qur'an.

Terlihat pada poin 7 huruf o, disebutkan bahwa sahur dan berbuka puasa disarankan dilaksanakan di rumah masing-masing. Namun pemkot tidak melarang jika buka bersama digelar di rumah makan atau hotel.

"Bukber boleh, tapi event nggak boleh, nggak boleh ada pengumpulan massa. Pembatasan kapasitas rumah makan tetap berlaku," kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Solo, Ahyani, saat dihubungi wartawan, Selasa (6/4/2021).

Selanjutnya, tempat ibadah dibatasi sampai 50 persen kapasitas dan hanya diperuntukkan warga sekitar. Tempat ibadah digunakan untuk salat lima waktu, tarawih, witir dan iktikaf. Namun tidak diperbolehkan untuk kegiatan tarawih keliling.

Kemudian ceramah, baik saat tarawih, kuliah subuh maupun salat Jumat dibatasi waktu 7 menit. Sedangkan pelaksanaan kegiatan keagamaan dan tadarus Al-Qur'an diminta untuk digelar secara online.

"Terkait tempat hiburan, seperti biasanya nanti akan surat edaran tersendiri. Satu pekan pertama dan satu pekan terakhir libur dulu," ujar Ahyani.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Solo, Heru Sunardi, mengatakan pedagang takjil diperbolehkan berjualan. Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kemacetan.

"Dagangan harus sudah dalam bentuk kemasan, tidak boleh dikemas saat di lokasi. Kemudian tidak boleh menyediakan tempat makan, semua harus dibawa pulang," ujar Heru. (rih/mbr)