Kejam! Pembunuh 2 Wanita di Kulon Progo Pakai Racun untuk Habisi Korban

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 14:41 WIB
NAF (22), pria yang tega menghabisi nyawa dua wanita muda di Kulon Progo ternyata residivis kasus pencurian dan pemerasan pada 2018 silam. NAF juga diketahui merupakan pengangguran.
NAF (22), pria yang tega menghabisi nyawa dua wanita muda di Kulon Progo. (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo - Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengungkap modus pembunuhan dua wanita muda yang dilakukan pria inisial NAF (22). Polisi menyebut pelaku menghabisi nyawa korbannya, Dessy Sri Diantary (22) dan Takdir Sunariati (21), dengan cara diracun.

"Kedua korban dibunuh dengan cara yang hampir sama, yaitu melalui racun dalam minuman," ungkap Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jefri, dalam keterangannya, Selasa (6/4/2021).

Jefri menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sempat memberikan korban minuman bersoda yang telah dicampur obat sakit kepala. Hal itu menyebabkan korban tak berdaya. Tak berhenti di situ, pelaku masih menganiaya korban sehingga korban mengalami luka memar dan pendarahan otak.

Jefri menjelaskan jajaran Polres Kulon Progo masih mendalami kasus ini. Dua tim khusus yakni Tim Buser dan Tim Mawar Polres Kulon Progo telah diterjunkan untuk mengungkap kasus tersebut.

Dua tim itu bertugas mencari tahu apakah ada motif lain di luar keinginan NAF menguasai harta korban dan keterlibatan orang lain di luar pelaku. Pemeriksaan juga dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya korban lain.

"Semua itu masih kami dalami," ucap Jefri.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mengatakan motif pelaku nekat melakukan pembunuhan karena keinginan menguasai harta milik korban.

"Diduga adanya faktor ekonomi dengan dilihat dari keinginan tersangka (NAF) memiliki barang korban yaitu sepeda motor," kata Yuliyanto kepada wartawan secara terpisah.

Setelah menghabisi nyawa korbannya, NAF lantas membawa motor korban pertama yaitu Dessy warga Wates untuk selanjutnya dijual di wilayah Magelang, Jawa Tengah. Saat ini barang bukti motor dalam pencarian personel Polres Kulon Progo

Sementara motor milik korban kedua yakni Sunariati warga Pengasih, disembunyikan di parkiran Stasiun Wates.

"Untuk motor korban TS sudah kami amankan," terang Yuliyanto.

Diberitakan sebelumnya, Sunariati ditemukan tak bernyawa di dalam kantor Dermaga Wisata Pantai Glagah, Jumat (2/4) malam. Belakangan diketahui tewasnya perempuan itu karena dibunuh oleh NAF, warga Pengasih.

Berdasarkan pemeriksaan Satreskrim Polres Kulon Progo, tersangka mengaku juga membunuh Dessy di Wisma Sermo, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, Selasa (23/3).

Atas perbuatannya NAF akan dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang Menyebabkan Orang Mati, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Namun apabila dalam pemeriksaan terdapat unsur perencanaan maka akan diterapkan pasal pembunuhan berencana yakni Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Simak juga 'Sadis! Pemuda di Cianjur Bacok Ayah Kandungnya Hingga Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)