Gibran Siapkan Rumah Karantina untuk Pemudik yang Nekat Pulang ke Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 16:35 WIB
Gibran Rakabuming Raka, Selasa (22/9/2020).
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Selasa (22/9/2020). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memutuskan akan membuka kembali rumah karantina bagi pemudik Lebaran 2021. Rumah karantina yang disiapkan berlokasi di Solo Technopark, Jebres.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menyebut bahwa warga Solo yang merantau disarankan untuk tidak mudik 2021. Hal ini menindaklanjuti larangan mudik yang dibuat pemerintah pusat.

"Tetap tidak disarankan mudik. Ada (rumah karantina), disiapkan," kata Gibran singkat, saat dijumpai usai rapat penanganan COVID-19 di Balai Kota Solo, Senin (5/4/2021).

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Solo, Ahyani, mengatakan Solo Technopark dapat menampung sekitar 200 orang. Lokasi ini dipilih karena pernah digunakan pula sebagai rumah karantina.

"Kita siapkan satu lokasi di Solo Technopark. Ndalem Joyokusuman sudah kita fungsikan untuk kegiatan budaya lagi," ujar Ahyani.

Pemkot Solo juga memanfaatkan Asrama Haji Donohudan milik Pemprov Jateng. Pemudik yang positif COVID-19 tanpa gejala akan diisolasi di Donohudan.

Rumah sakit lapangan (rumkitlap) milik TNI AD juga akan disiagakan hingga setelah lebaran nanti. Rumkitlap akan menangani pasien COVID-19 bergejala.

"Kalau yang negatif di Solo Technopark, kalau yang terkonfirmasi positif diisolasi di Donohudan," kata pria yang menjabat Sekretaris Daerah Kota Solo itu.

Selain mengoptimalkan Jogo Tonggo, Pemkot Solo menyiapkan petugas di pintu-pintu masuk kota. Petugas akan memantau kedatangan penumpang kereta hingga bus.

"Kita optimalkan Jogo Tonggo, kalau bandel dijemput. Ada screening dari satgas dan tim cipta kondisi, penjemputan dari Dishub kita siapkan. Kalau nekat dikarantina," katanya.

Simak juga 'Gibran Tegur Guru Tak Bermasker: Ini Nggak Bercanda Bu...':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)