Populer Sepekan

Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Bebas, Petilasannya Kini Jadi Ladang

Rinto Heksantoro - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 10:51 WIB
Viral di media sosial kemunculan Keraton Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, Senin (13/1/2020).
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (KAS) Toto Santosa dan Fanni Aminadia di Purworejo, Senin (13/1/2020). Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo -

Pasangan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) bebas karena masa penahanannya telah habis pertengahan bulan ini. Kini, petilasan Keraton Agung Sejagat di Purworejo yang sempat bikin gempar itu berubah jadi ladang.

'Raja' Toto sebelumnya divonis 4 tahun bui sedangkan 'Ratu' Fanni divonis 1,5 tahun penjara oleh PN Purworejo. Kabar bebasnya kedua pasangan Keraton Agung Sejagat itu dibenarkan Humas Rumah Tahanan (Rutan) Purworejo, Akhmad Lutfiyan Aji.

"Betul mas, bebas demi hukum, tanggal 15 Maret kemarin mas," kata Aji ketika dihubungi detikcom, Senin (22/3).

Terpisah, Jubir Pengadilan Negeri Purworejo yang saat itu juga menjadi hakim dalam sidang kasus Keraton Agung Sejagat (KAS), Syamsumar Hidayat, menjelaskan Raja dan Ratu KAS bebas dari masa penahanan sementara bukan bebas dari pidana. Hal ini karena kedua terdakwa mengajukan kasasi atas putusan di tingkat PN Purworejo pada 15 September 2020 lalu.

"Masa penahanan selama 50 hari oleh Majelis Hakim tingkat kasasi, ditambah 60 hari oleh Ketua Mahkamah Agung (MA), jadi total masa tahanan selama 110 hari. Karena masih dalam upaya hukum yang berlaku masa penahanan bukan masa pidana, jadi statusnya bebas demi hukum karena masa penahanan 110 hari telah habis," jelas Syamsumar Hidayat kepada detikcom.

Dia mengaku mendapat informasi masa penahanan para terdakwa Toto dan Fani ditambah 30 hari lagi. Jika putusan kasasi belum ada, masa penahanan akan ditambah 30 hari.

"Penetapan perpanjangan penahanan untuk 30 hari pertama dan kedua dari Mahkamah Agung telah diterima oleh PN Purworejo, akan tetapi penetapan tersebut diterima setelah para terdakwa dikeluarkan dari tahanan Rutan Purworejo," jelas Syamsumar.

Menengok Petilasan Keraton Agung Sejagat

Pasangan raja dan ratu ini sempat bikin geger karena diduga melakukan penipuan berkedok Keraton Agung Sejagat. Kala itu setiap hari warga dari Purworejo maupun luar kota berbondong-bondong mendatangi bangunan keraton itu secara langsung.

Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat telah bebas usai sebelumnya ditahan karena kasus penipuan. Lantas seperti apa kondisi petilasan Keraton Agung Sejagat kini?Batu 'prasasti' Keraton Agung Sejagat yang dulunya dianggap bertuah kini teronggok dan ditutup terpal Foto: Rinto Heksantoro/Detikcom

Keraton 'tipu-tipu' Agung Sejagat itu terletak di Desa Pogung Jurutengah, RT 03/ RW 01, Kecamatan Bayan berdiri di sebuah kebun seluas kurang-lebih 1.400 meter persegi dan mempunyai kelengkapan bak keraton pada umumnya. Ada benteng pertahanan dengan bahan hebel atau bata ringan setinggi sekitar 1,5 meter mengelilingi kompleks keraton.

Selengkapnya soal petilasan Keraton Agung Sejagat yang kini alih fungsi jadi ladang...

Tonton juga Video: Raja Keraton Agung Sejagat Divonis 4 Tahun Bui, Ratu 1,5 Tahun

[Gambas:Video 20detik]