Antisipasi Klaster Corona, Kemenkumham Jateng Minta Napi Juga Divaksin

ADVERTISEMENT

Antisipasi Klaster Corona, Kemenkumham Jateng Minta Napi Juga Divaksin

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 17:22 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Semarang -

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, A Yuspahruddin, berharap narapidana (napi) atau warga binaan di lembaga pemasyarakatan (lapas) mendapat vaksinasi virus Corona atau COVID-19. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di dalam lapas yang berada di Jateng.

"Saya sampaikan ke Pak Gubernur (Jateng), kalau boleh warga binaan dalam lapas juga divaksin, karena di dalam lapas tidak bisa social distancing. Warga binaan ini sangat rentan tertular, maka seharusnya mereka divaksin. Kalau petugasnya kan sudah," kata Yuspahruddin dalam keterangan tertulis yang dibagikan Humas Pemprov Jateng, Jumat (26/3/2021).

Yuspahruddin menyebut saat ini ada 235 warga binaan di Lapas Nusakambangan yang terkonfirmasi positif Corona. Semuanya menjalani isolasi dan berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Dari 235 warga binaan itu, hampir separuhnya sudah mulai sembuh. Tapi tetap kami isolasi selama 14 hari agar lebih aman. Rutin kami berikan vitamin dan rata-rata mereka kuat-kuat," jelasnya.

Yuspahruddin menambahkan, pihaknya sudah membatasi kunjungan ke lapas dan diganti dengan virtual. Agar tidak muncul klaster Corona di lapas, maka perlu vaksinasi warga binaan.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya sudah meminta laporan terkait ratusan orang yang terpapar Corona di Lapas Nusakambangan.

"Saya sudah cek dan minta laporannya. Semuanya tanpa gejala dan sudah diisolasi. Saya sampaikan kalau butuh bantuan segera komunikasi langsung dengan kami, meskipun tadi Kakanwil menyampaikan sudah bekerja sama dengan Pemkab Cilacap. Saya minta untuk dipantau ketat," kata Ganjar, usai menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, A Yuspahruddin.

"Selain itu, kalau ada napi dari tempat lain yang dipindahkan, ini mesti di-screening ketat untuk mendeteksi," imbuhnya.

Ganjar juga menampung usulan soal vaksinasi di mana narapidana juga diharapkan menjadi prioritas karena cukup sulit menjaga jarak di dalam sel.

"Usulan kakanwil agar warga binaan juga mendapatkan prioritas untuk divaksin, karena mereka juga kelompok rentan. Akan kami sampaikan usulan ini ke pusat agar jadi perhatian," ujarnya.

Tonton video 'Vaksinasi Corona di Indonesia Belum Menyeluruh, Ini Kata Menkes':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/ams)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT