Round-Up

Ratusan Napi Nusakambangan Positif Corona, Semua Diisolasi di Lapas

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 08:32 WIB
Gapura Wijayakusuma, pintu masuk Pulau Nusakambangan
(Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap -

Ratusan narapidana dan petugas di Lapas Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah terkonfimasi positif Corona. Para penderita segera ditangani. Selanjutnya akses ke lapas pulau tersebut dibatasi ketat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi mengatakan dari hasil pemeriksaan swab antigen yang dilakukan Dinas Kesehatan Cilacap. Kasus terkonfimasi positif COVID-19 terbanyak ditemukan di Lapas Kembangkuning, sedangkan sisanya tersebar di sejumlah Lapas Nusakambangan.

"Tanggal 22 Maret, Tim Labkesda bekerja sama dengan tim Puskesmas melakukan swab antigen di Lapas Kembang Kuning. Hasilnya dari narapidana yang diperiksa sebanyak 398 orang, 197 narapidana positif antigen dan 201 negatif antigen," kata Pramesti.

Selain narapidana, lanjut dia, sebanyak tiga dari 50 orang petugas Lapas Kembang Kuning juga dinyatakan positif setelah melakukan tes antigen. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Lapas Nusakambangan untuk melakukan langkah langkah selanjutnya.

"Untuk narapidana dilakukan karantina dan pemantauan kesehatan oleh petugas nakes Lapas, serta pemberian vitamin," ucapnya.

Sedangkan untuk petugas Lapas yang dinyatakan positif COVID-19, pihaknya meminta untuk melakukan karantina mandiri di rumah dinas atau rumah masing-masing selama 14 hari.

Terkait kondisi itu, satu-satunya akses menuju Nusakambangan dari Dermaga Wijayapura diperketat.

"Untuk akses masuk Wijayapura kita perketat. Semua tamu harus melampirkan bukti antigen atau swab PCR dan semua wajib menggunakan masker dan sarung tangan," ujarnya.

Terkait penanganan napi terpapar juga di ditegaskan oleh pihak Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah.

"Lalau seluruh Nusakambangan mungkin lebih dari 100 (yang terpapar). Tapi kalau secara lapas, setiap lapas itu nggak terlalu banyak. Memungkinkan kita untuk bisa mengisolasi," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, Syafar Pudji Rochmadi, Rabu (24/3)

Simak juga '35 Warga Jogokariyan Yogyakarta Terkonfirmasi Positif Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)