Geger Remaja Tewas Jatuh dari Nebeng Mobil di Klaten, Polisi: Hoax!

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 15:48 WIB
Close up of a computer keyboard with word of hoax on the red button
Ilustrasi hoax (Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages)
Klaten -

Postingan seorang anak remaja yang tewas setelah terjatuh usai menumpang mobil di Klaten, viral media sosial. Korban yang dikabarkan dirawat di RS Mitra, Kecamatan Pedan, Klaten, itu ternyata berita hoax.

"Betul hoax. Salah info, setelah kita cek ternyata kejadian bukan di Pedan," kata Kapolsek Pedan AKP Damin saat dimintai konfirmasi detikcom lewat pesan singkat, Rabu (24/3/2021).

Damin menjelaskan awalnya dirinya mendapatkan informasi tersebut dari seorang kepala desa. Namun saat dicek di polsek tidak ada laporan kejadian tersebut.

"Kita dapat informasi dari kades, kita cek ke RS. Ternyata kejadiannya di wilayah Bekasi, Jawa Barat sudah seminggu yang lalu," lanjut Damin.

Pantauan detikcom, postingan itu sudah menyebar sejak sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Postingan terpantau diunggah di grup Facebook Info Seputar Klaten (ISK), Kabar Bayat Klaten, Cawas punya Facebook, Info Cegatan Klaten (ICK) dan lainnya.

Dalam postingan grup-grup medsos tersebut, juga disertai foto remaja tersebut sedang terbaring di bed rumah sakit dengan kedua tangan diikat kain putih. Dalam narasinya tercantum korban meninggal dunia di RS Mitra Pedan.

"Mohon bantuan barangkali ada yg mengenali anak ini. Posisi saat ini meninggal dunia di RS MITRA PEDAN," tulis akun Bxxxxx di grup ISK, seperti dikutip detikcom siang ini.

Kemudian ada pesan berantai dalam WhatsApp grup menyebutkan,"Tolong Bantu share, barangkali Ada anggota keluarganya yg hilang, anak ini jatuh dri nebeng mobil, sekarang Ada di rs Mitra," tulis pesan tersebut.

Sekitar satu jam kemudian postingan tersebut sudah dihapus. Postingan itu langsung dihapus begitu dinyatakan hoax.

Dihubungi terpisah, Direktur PT Mitra Kita Sejati yang membawahi RS Mitra Keluarga Husada Kecamatan Pedan, Klaten, dokter Suhardjanto, menyebut tidak ada pasien IGD dengan kondisi seperti postingan tersebut.

"IGD mitra tadi pagi dan kemarin nggak ada pasien itu. Tadi dari kepolisian sudah datang ke IGD konfirmasi, dan tidak ada," terang Suhardjanto saat dimintai konfirmasi detikcom siang ini.

(ams/rih)