Siswi SMK yang Disiram Cairan Misterius Saat COD Bakal Operasi Plastik

Imam Suripto - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 18:04 WIB
Siswi SMK di Brebes, Jawa Tengah, menjadi korban penyiraman cairan misterius yang menyebabkan kulit wajah, tangan, kaki dan dadanya terbakar.
Siswi SMK di Brebes, Jawa Tengah, menjadi korban penyiraman cairan misterius yang menyebabkan kulit wajah, tangan, kaki dan dadanya terbakar. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Seorang siswi SMK di Brebes, Jawa Tengah, R (16) menjadi korban penyiraman cairan misterius saat bertransaksi cash on delivery (COD) mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, hingga kakinya. Tim dokter RSUD Brebes bakal melakukan bedah plastik dengan dipandu dokter ahli dari RSUP dr Kariadi Semarang.

"Berdasarkan laporan dari Wadir Pelayanan dan hasil pemeriksaan laboratorium, luka pada R (korban) setelah dibuka luka bakarnya mengenai wajah, kedua tangan, punggung dan paha," kata Direktur RSUD Brebes, dr Rasipin, kepada wartawan di Brebes Jumat (19/3/2021).

"Kalau dihitung sekitar 30 persen dari seluruh permukaan tubuh. Derajat luka cukup lumayan yaitu 2 sampai 3 dan membakar sampai jaringan otot," sambungnya.

Rasipin menyebut selama dua bulan dirawat di rumah banyak jaringan otot korban yang mati. Sehingga menurutnya perlu penanganan khusus untuk merawat luka korban.

"Pada saat kami lihat kemarin itu banyak jaringan otot yang mati. Ini karena sudah lama dirawat di rumah. Yang perlu penanganan serius adalah kontraktur (ototnya kaku) karena jaringan barunya sudah mulai timbul," terang dia.

Rasipin mengatakan tim medis RSUD Brebes akan melibatkan dokter bedah dan ortopedi untuk menangani perawatan korban. Dokter ortopedi akan menangani pergeseran sendi di punggung, sedangkan dokter bedah akan menangani kontraktur.

"Untuk kontraktur harus ditangani bedah plastik. Ini untuk menangani otot yang kaku dan menutup luka yang menganga. Jadi nanti akan mengambil jaringan kulit di paha dan ditempelkan ke luka yang terbuka. Untuk penanganan ini akan dipandu oleh dokter ahli bedah plastik dari RSUP Kariadi. Dipandu secara zoom dan yang menangani dokter dari sini," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, R disiram cairan misterius saat hendak bertransaksi cash on delivery (COD). R yang berjualan produk-produk perawatan wajah dan kosmetik secara online itu tak curiga menuruti keinginan calon pembelinya. Mereka sepakat untuk bertemu di di kawasan dekat Puskesmas Sudamulya pada 17 Januari 2021.

Saat perjalanan akan pulang, R ternyata diikuti oleh pengendara motor. Pengendara motor itu kemudian menyiramkan cairan misterius ke tubuhnya sebanyak dua kali.

R mengaku tak mengenali penyiram cairan itu. Pelaku, kata R, menggunakan helm, jaket, dan sarung tangan.

"Saya tidak melihat wajah pelakunya karena ditutupi rapat. Dia menyiram dua kali ke badan saya. Awalnya tidak kerasa apa-apa. Setelah sampai di rumah badan saya sakit semua seperti terbakar," kata R saat ditemui di rumahnya di Kecamatan Wanasari, Brebes, Rabu (17/3).

(ams/sip)