Terungkap! Motif Pembacokan yang Tewaskan 1 Orang dan 5 Luka di Kebumen

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 18:08 WIB
Jumpa pers kasus pembacokan yang akibatkan 1 orang tewas-5 luka di Kebumen, Kamis (18/3/2021).
Jumpa pers kasus pembacokan yang mengakibatkan 1 orang tewas dan 5 luka di Kebumen, Kamis (18/3/2021). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom(
Kebumen -

Seorang pria di Kebumen, Jawa Tengah membacok tetangganya dan menewaskan satu orang serta lima orang lainnya luka-luka. Tersangka HS (54) mengaku sakit hati kepada para korban lantaran sering dituduh mencuri listrik.

Peristiwa pembacokan itu terjadi di Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen pada Rabu (17/3) sore. Salah seorang korban bernama HL (65) dilaporkan meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Adapun korban luka-luka yakni MH (41) yang merupakan anak dari HL, kemudian SL (35) dan AF (8) yang merupakan istri dan anak dari MH. Sementara W (30) dan S (45) yang juga tinggal tak jauh dari rumah tersangka tak luput dari sasaran amukan tersangka.

"Tersangka HS telah melakukan penganiayaan yang telah menyebabkan kematian pada hari Rabu (17/3) kemarin. Satu orang meninggal di tempat sedangkan lima lainnya luka-luka dan dibawa ke RSUD Kebumen. Untuk yang dua orang sudah boleh pulang dan tiga lainnya masih dirawat, kondisinya semakin membaik," ungkap Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama saat menggelar jumpa pers di Mapolsek Kebumen, Kamis (18/3/2021).

Piter menjelaskan tersangka mengaku nekat membacok para korban dengan menggunakan sabit lantaran sakit hati sering dituduh mencuri listrik dan melakukan hal buruk lain. Setelah menahan dendam selama empat bulan, akhirnya tersangka meluapkan amarahnya dengan niat menghabisi nyawa para korban.

"Motifnya, dari pengakuan tersangka yang bersangkutan sejak empat bulan sudah mengalami kekecewaan terhadap korban MH. MH ini selalu mengejek, menebar fitnah menduga tersangka mencuri listrik dan melakukan perbuatan yang tidak baik. MH juga kerap ikut campur urusan internal keluarga tersangka dan membuat tersangka jengkel sehingga terjadi akumulasi frustasi," jelasnya.

"Puncaknya hari Rabu (17/3) kemarin pulang dari sawah, tersangka kemudian niat bikin perhitungan dengan menyiapkan sabit yang diasah dan mendatangi MH dan langsung melukai korban. Korban lain yakni ibu, istri dan anak korban juga ikut jadi korban. Kemudian menyasar warga lain yang ikut mencegah," imbuh Piter.

Dalam kesempatan yang sama, tersangka mengaku sempat ingin berdamai dengan korban tapi selalu ditolak. Bahkan warga lain juga berencana akan melaporkan tersangka kepada petugas lantaran diduga mencuri listrik. Fitnah tersebut, menurut tersangka juga disebar melalui grup percakapan WhatsApp yang membuat tersangka semakin kalap.

"Saya sudah kalap, jadi siapa yang ada jadi sasaran. Korban memfitnah kalau saya mencuri listrik dan sama tetangga lain mau melaporkan saya ke petugas, kemudian dendanya nanti mau dibagi-bagi. Terus dihina di grup WA," terang tersangka HS.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah sabit, batu pengasah sabit dan celana pendek tersangka. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Kebumen dan bakal dijerat pasal 340 subsider 338 subsider 351 Jo 63 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Lihat juga Video: Gerombolan ABG Keroyok-Bacok Juru Parkir di Subang

[Gambas:Video 20detik]



(sip/a)