Ketua Demokrat Sleman Dipecat: Baru Tahu Moeldoko Akan Jadi Ketum Saat KLB

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 18:51 WIB
Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).  Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025. ANTARA FOTO/Endi Ahmad/Lmo/aww.
Moeldoko saat ditetapkan sebagai Ketum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang. (Foto: ANTARA FOTO/Endi Ahmad)
Sleman -

Ketua DPC Partai Demokrat Sleman, Sarjono, mengaku hadir di acara yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) yang berujung pemecatannya di partai. Namun, dia mengaku tidak tahu jika Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko diusung sebagai Ketua Umum menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

"Saya tidak tahu siapa yang akan diusung jadi Ketum. Baru tahu kalau Pak Moeldoko jadi Ketum itu ya saat di acara KLB itu," kata Sarjono kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

Sarjono mengaku datang atas undangan teman dekatnya. Dia menampik menerima duit untuk menghadiri acara yang diklaim sebagai KLB Demokrat itu.

"Datang ke KLB itu karena saya ditelepon sama teman dekat. Jadi nggak ada iming-iming mendapat uang Rp 100 juta. Saya hanya dapat sebatas uang akomodasi saja," cetusnya.

Meski begitu, Sarjono tak mau banyak berkomentar soal pemecatan dirinya. Namun, ia memastikan keputusan datang ke KLB itu murni inisiatifnya pribadi.

"Saya tidak akan berkomentar banyak mengenai pemecatan ini. Sebab jangan sampai menyinggung teman-teman yang masih aktif di Demokrat. Mendatangi KLB itu pilihan pribadi saya," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua Ketua DPC Partai Demokrat (PD) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipecat karena menghadiri acara yang diklaim sebagai KLB Partai Demokrat di Deli Serdang pekan lalu. Ketua DPD PD DIY Heri Sebayang mengatakan kader yang dipecat yakni ketua DPC Sleman dan Bantul.

"Sleman dan Bantul. Dua-duanya ketua, dipecat karena membelot. Iya, hadir dalam KLB. Tidak taat dengan aturan partai. Sudah dipecat," kata Heri di kantor Kemenkumham DIY, Rabu (10/3).

Selain dua ketua DPC Sleman dan Bantul, Heri masih mencurigai satu orang lagi. Selain itu, ia juga masih mencari pembelot lain di tubuh Partai Demokrat DIY.

"Yang kami curigai ada satu lagi, Ketua juga di DPC Kulon Progo. Kami akan cari, siapa yang membelot kami pecat," tegasnya.

Simak juga Video "Partai Demokrat se-Solo: Lawan KLB Ilegal yang Dilakukan Moeldoko!":

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)