Komplotan Pembobol Mesin ATM Lintas Provinsi Dibekuk di Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 16:32 WIB
Komplotan pembobol mesin ATM lintas provinsi ditangkap di Klaten, Senin (8/3/2021).
Komplotan pembobol mesin ATM lintas provinsi ditangkap di Klaten, Senin (8/3/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten - Komplotan residivis pembobol mesin ATM lintas provinsi ditangkap polisi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Gerombolan ini bermodal stik fiber saat melancarkan aksinya.

"Mereka ini menggunakan stik fiber modifikasi. Pelaku mencari TKP ATM yang lemah pengawasan," jelas Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu pada wartawan di kantornya, Senin (8/3/2021).

Dia mengungkap para pelaku yakni inisial EP (37), FR (30), AP (49) ketiganya warga Lampung dan AY (49) warga Sidoarjo, Jawa Timur. Para pelaku tersebut, kata Edy, merupakan residivis yang sudah pernah beraksi lintas provinsi.

"Pelaku ini beraksi lintas provinsi. Penangkapan di Klaten kejadiannya pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2021 sekitar pukul 08.00 WIB di ATM BRI kompleks pabrik gula Gondang, Kecamatan Jogonalan," kata Edy.

"Modus operandinya mereka mencari lokasi yang sepi pengawasan, terutama waktu pagi. Proses penangkapan saat kejadian di lokasi sepi, dua orang masuk dan dua orang di luar ATM mengawasi," lanjut dia.

Edy mengatakan para pelaku ditangkap setelah ada warga yang curiga pada gerak-gerik mereka. Warga kemudian melapor ke polisi terdekat.

"Kebetulan Resmob juga patroli di lokasi sehingga satu orang yang tertinggal di ATM ditangkap. Tiga lainnya kabur tetapi akhirnya juga tertangkap," kata Edy Suranta.

Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut. Sebab para pelaku sempat ditangkap dengan kasus yang sama di belasan daerah lain, salah satunya di Kalimantan Timur.

"Keempat pelaku ini pernah menjalani hukuman, di Polda Kaltim 18 TKP, Polda Jateng ada satu TKP. Dari pengembangan mereka juga mengakui beraksi di Solo, Pati, Kendal, Pemalang dan terakhir di Klaten kita tangkap," urai Edy.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan menambahkan terkait proses penangkapan para pelaku. Salah seorang pelaku ditangkap di bilik ATM dan tiga lainnya ditangkap di jalan DPU Kecamatan Ngawen.

"Tiga orang kita sergap di jalan DPU Ngawen setelah dilakukan pengejaran pada mobil warna merah marun. Jadi tiga pelaku melarikan diri," kata Andriansyah.

"Yang satu orang ketinggalan kita tangkap. Yang tiga kita lakukan pengejaran dan pelaku ini saat beraksi cuma butuh waktu dua menit," pungkasnya.

Lihat juga Video: Heroik! Penjaga Bank Gagalkan Pembobolan ATM dengan Tangan Kosong

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)