Dipolisikan Atas Rekayasa Kasus Walkot, Wawali Tegal Buka Suara

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 16:48 WIB
wakil wali kota tegal, m jumadi, di ruang kerjja setelah kembali dibuka, 25/2/2021
Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kota Tegal -

Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi diadukan ke Polda Jateng atas tuduhan rekayasa kasus terhadap Wali Kota Dedy Yon. Jumadi mengungkap sudah mengklarifikasi rumor itu kepada Dedy Yon.

"Pada prinsipnya sudah ketemu pas tanggal 12 Februari, melaporkan hasil pertemuan di Jakarta dengn Menteri Kelautan dan Perikanan. Saya juga sampaikan soal rumor rumor seperti itu dan sudah klarifikasi ke Wali kota. Barangkali masih ada miskomunikasi saja," kata Jumadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (25/2/2021).

Jumadi menampik merekayasa kasus. Dia mengaku tak tahu menahu soal info palsu yang diceritakan oleh Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi RI (GNPK-RI).

"Soal tudingan rekayasa, saya tidak tahu. Itu tidak bisa dijelaskan di sini, nanti saja saat ada undangan dari Polda," katanya.

Dia tak mau bicara lebih lanjut dan memilih untuk menunggu perkembangan aduan itu.

"Saya nunggu saja perkembangannya. Nanti kita lihat perkembangannya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, GNPK-RI yang mengaku diberi kuasa oleh Walkot Dedy menyebut ada rekayasa kasus narkoba yang dilakukan oleh Jumadi. Rekayasa kasus itu telah diadukan ke Polda Jateng.

"Kami dapat kuasa dari wali kota dan suratnya ditandatangani tadi, tanggal 24 Februari. Selanjutnya kami akan bentuk tim advokasi. Tadi siang sudah melaporkan Wakil Wali Kota Tegal atas tindakan pencemaran nama baik dan rekayasa kasus yang terjadi di Jakarta pada 9 Februari lalu," Ketua GNPK-RI M Basri Budi Utomo saat dihubungi via telepon, Rabu (24/2).

Basri menjelaskan, Wakil Walkot Tegal Jumadi diadukan ke Polda Jateng atas dugaan pencemaran nama baik, pemberian keterangan palsu dan perbuatan tidak menyenangkan. Akibat perbuatan Jumadi, lanjutnya, menimbulkan dampak buruk bagi nama baik wali kota Tegal.

(sip/mbr)