Banjir di Pati Berangsur Surut, Masih 16 Desa Terendam

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 09:49 WIB
Banjir di Desa Mustokoharjo, Pati kota, Rabu (24/2/2021) pagi.
Banjir di Desa Mustokoharjo, Pati kota, Rabu 24/2/2021 pagi. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pati -

Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, Jateng, berangsur surut. Dari yang sempat merendam sebanyak 46 desa, kini hanya tersisa 16 desa yang permukiman warganya masih tergenang banjir.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, 16 Desa tersebut tersebar di 5 Kecamatan se Kabupaten Pati. Diantaranya Kecamatan Jakenan merendam 3 desa, Pati kota 2 desa, Juwana 2 desa, Sukolilo 3 desa, dan Gabus 6 desa.

"Tinggal 16 desa di 5 Kecamatan yang rumahnya masih ada airnya. Sudah mulai surut, semoga tidak ada kiriman banjir lagi," kata Haryanto kepada detikcom melalui pesan singkat, Rabu (24/2/2021).

Haryanto menjelaskan, ketinggian air mulai dari 15 sentimeter sampai 85 sentimeter. Jumlah pengungsi pun berangsur berkurang, sebab ketinggian air yang mulai surut membuat beberapa pengungsi kembali ke rumah masing-masing.

"Sudah sebagian pulang ke rumah masing-masing. Data BPBD Kabupaten Pati tersisa 52 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 232 jiwa," terangnya.

Pengungsi banjir yang masih bertahan di posko pengungsian yakni warga Desa Kasihan Kecamatan Sukolilo sebanyak 51 KK, dan Desa Mustokoharjo 1 KK.

"Jumlah 16 desa tersebut adalah wilayah yang masih terendam permukimannya. Sementara wilayah desa yang masih terendam lahan seperti perkebunan, sawah, tegalan, tambak masih ada sebanyak 34 desa," jelasnya.

Lihat lagi video 'Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Pati Mulai Mengungsi':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)