Pemkab Klaten Bangun Grha Megawati Rp 90 M, Buat Apa?

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 15:45 WIB
Gedung yang diwacanakan bernama Grha Megawati di Klaten, Kamis (18/2/2021).
Gedung yang diwacanakan bernama Grha Megawati di Klaten, Kamis (18/2/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Pemkab Klaten membangun gedung dengan anggaran sekitar Rp 90 miliar. Untuk apa gedung yang rencananya bakal dinamai Grha Megawati itu?

"Gedung ini adalah gedung serbaguna. Dari ketentuan tidak ada yang kami langgar mulai dari proses perencanaan, anggaran dan pelaksanaan," jelas Bupati Klaten terpilih Sri Mulyani kepada detikcom, Jumat (19/2/2021).

Mulyani mengatakan gedung itu bukan terkait dengan kepentingan politik. Namun, kata Mulyani, gedung itu siapapun boleh memanfaatkannya.

"Gedung itu siapapun masyarakat yang akan memanfaatkan boleh. Karena saya bangun memang untuk masyarakat," kata Sri Mulyani.

Jadi menurut Sri Mulyani, gedung itu merupakan milik dan untuk masyarakat. Kebetulan saja, kata dia, rencana namanya memakai nama sosok Megawati.

"Intinya gedung itu untuk masyarakat. Yang memang namanya akan kami pakai untuk sosok seorang kepala negara wanita pertama di Indonesia," sambungnya.

Diwawancara terpisah, Ketua Komisi 3 DPRD Klaten yang membidangi pembangunan, Basuki Effendi, mengatakan saat paparan pembangunan, gedung di Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, itu merupakan gedung serbaguna.

"Gedung itu gedung serbaguna. Peruntukannya tidak hanya untuk hajatan pernikahan tapi untuk acara lainnya dengan kapasitas tampung 3.000 orang," kata Basuki pada detikcom hari ini.

Gedung serbaguna itu, lanjut Basuki, dibiayai APBD sejak 2018. Pembangunannya dilakukan bertahap.

"Pembiayaannya bertahap. Tahun ini seingat saya Rp 29 miliar dan tahun depan sekitar Rp 7 miliar untuk penyempurnaan," terang Basuki.

Komisi 3 DPRD Klaten, imbuh Basuki, sejak awal berharap Grha Megawati itu dapat dimanfaatkan masyarakat Klaten khususnya. Sebab selama ini belum ada gedung dengan kapasitas banyak di Klaten.

"Harapannya gedung itu bisa dimanfaatkan masyarakat Klaten. Selama ini masyarakat jika ada acara menyewa ke swasta yang tentu mahal sehingga dengan gedung ini bisa membantu masyarakat," pungkas Basuki.

Lihat juga Video: Diawali Getaran, Belasan Sumur di Klaten Mendadak Ambles

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)