Pria di Brebes Ini Nekat Bakar Rumah hingga Tewaskan Ibu

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 19:55 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto: Ilustrasi (Rachman Haryanto)
Brebes -

Seorang pria asal Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah, ditangkap polisi karena membakar rumah hingga menewaskan ibu kandungnya sendiri. Pria berinisial RS (51) ini nekat membakar rumah karena berniat bunuh diri.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (15/2) lalu pukul 23.30 WIB. Sang ibu, inisial R (80) tengah tidur saat peristiwa itu terjadi.

"Pelaku ini langsung berhasil kami ringkus, dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan penyidik," kata Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Agus Supriadi saat ditemui di kantornya, Rabu (17/2/2021).

Agus mengatakan pelaku mulanya menyusun buku-buku di ruang tengah rumah, kemudian membakarnya. Agus menyebut pelaku yang berniat bunuh diri itu mendadak ketakutan saat melihat api makin membesar.

"Mau bunuh diri dengan cara membakar rumah, tapi setelah membesar pelaku malah lari. Sementara ibunya tidak terselamatkan," ucap Agus.

Sang ibu yang tidur di kamar depan tidak terselamatkan dan meninggal dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Agus mengungkap pelaku mendalami ilmu hitam sehingga merasa mendapatkan bisikan makhluk halus dan sering ketakutan.

"Dari keterangan pelaku, ternyata sedang memperdalam ilmu hitam dan kerap mendapatkan bisikan gaib. Sering ketakutan sampai sakit-sakitan, sehingga nekat mau bunuh diri," bebernya.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 359 KUHP karena kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal. Pelaku juga terancam hukuman penjara di atas lima tahun.

"Atas tindakannya ini, pelaku kami ancam hukuman di atas lima tahun karena melanggar pasal 359 KUHP," terang Agus

Terpisah, tersangka RS (51) mengaku nekat membakar rumah karena mengaku stres. Dia menganggap dengan membakar dirinya bisa melepaskan rasa takutnya.

"Saya sering takut karena sering mendapat bisikan gaib. Karena pengin segera cepat hilang, saya nekat bakar diri dalam rumah. Tapi begitu api membesar, saya lari ketakutan. Saya tidak terpikirkan kalau ibu ada di dalam," aku R.

(ams/rih)