Sempat Tertahan Lockdown di Saudi, Jenazah TKW Sragen Akhirnya Dipulangkan

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 13:20 WIB
Jenazah TKW, K (57) yang meninggal di Arab Saudi dimakamkan, Selasa (16/2/2021).
Jenazah TKW yang meninggal di Arab Saudi dimakamkan di Sragen, Selasa (16/2/2021). (Foto: Istimewa)
Sragen -

Sempat tertahan akibat lockdown yang diberlakukan di Arab Saudi, jenazah TKW asal Sragen, K (57), akhirnya dipulangkan ke Indonesia. Jenazah TKW yang meninggal di Arab Saudi tersebut telah dimakamkan di Sragen pagi tadi.

"Tiba di rumah duka sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam. Oleh pihak keluarga, dimakamkan tadi pukul 10.00 WIB di TPU setempat," ujar Kepala Desa Tanon, Lukman Hakim, saat dihubungi detikcom, Selasa (16/2/2021).

Jenazah K diantarkan oleh perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Isak tangis pun pecah saat keluarga menerima jenazah K.

"Ya keluarga menyambut jenazah ada yang histeris karena merasa lama ditinggalkan kok pulang-pulang sudah dalam keadaan kaya gitu. Kemudian keluarga mengutarakan beberapa keluhan melalui surat tertulis kita titipkan ke pihak Dinas Ketenagakerjaan," kata Lukman.

Keluhan yang disampaikan pihak keluarga, lanjutnya, seputar penyebab kematian K. Keluarga merasa belum yakin K benar-benar bunuh diri karena pada saat terakhir kontak, K tidak menunjukkan tanda-tanda depresi.

"Keluarga belum yakin 100 persen apakah itu (meninggal) dengan cara gantung diri. Soalnya bukti-bukti dari KBRI kurang kuat untuk keluarga. Seperti pencantuman dokumentasi atau foto-foto kejadian di TKP itu belum ada," paparnya.

"Sementara kontak terakhir 26 Desember tidak ada tanda-tanda depresi yang dirasakan pihak keluarga. Tahu-tahu ada kabar yang bersangkutan meninggal karena gantung diri," imbuh Lukman.

Meskipun pihak Kementerian dan BP2MI berpesan kepada pihak keluarga untuk tidak membuka peti jenazah, Lukman mengatakan keluarga akhirnya tetap membukanya pagi tadi. Menurut pihak keluarga, pembukaan peti jenazah dilakukan untuk memastikan jenazah tersebut benar adalah K.

"Ini tadi pagi pihak keluarga akhirnya membuka peti. Memastikan bahwa ini betul nggak mayatnya Bu K. Saya menyerahkan ke keluarga masalah pembukaan peti itu. Saya berpesan karena kondisi (jenazah) sekian lama, jangan sampai kita itu histeris berlebihan," ungkap Lukman.

Usai dibuka, keluarga memastikan jenazah tersebut adalah K. Ada beberapa temuan keluarga seperti bekas memar di bagian telinga K, Lukman meminta pihak keluarga TKW tersebut untuk membuat laporan ke pihak Disnaker.

"Dari keluarga sendiri, saya nggak ikut mendampingi pembukaan. Tadi ada laporan memar di telinga, tapi intinya semua keluhan itu kemungkinan besar mau disampaikan ke Disnaker," terangnya.

Selanjutnya keterangan dari Disnakertrans Sragen terkait keluhan keluarga TKW K...

Selanjutnya
Halaman
1 2