605 Orang Nakes di Rembang Gagal Disuntik Vaksin Corona Tahap Awal

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 10:39 WIB
Screening vaksinasi Corona di Rembang, Kamis (11/2/2021).
Vaksinasi virus Corona di Rembang. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Sebanyak 605 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah gagal mengikuti vaksinasi COVID-19. Beberapa faktor menyebabkan ratusan orang nakes tersebut gagal disuntik vaksin Corona, di antaranya tak lolos screening kesehatan.

"Masih ada nakes yang belum tervaksinasi karena tidak lolos screening, tunda, belum hadir. Dan sasaran nakes berubah terus atau dinamis sehingga cakupannya belum bisa maksimal," kata juru bicara satuan tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya, kepada detikcom, Kamis (11/2/2021).

Arief menjelaskan 605 nakes tersebut terdiri dari 310 orang gagal karena tergolong sebagai penyintas COVID-19, hamil, menyusui, komorbid, dan lansia.

Dan 295 orang dikategorikan belum hadir dalam vaksinasi karena mutasi atau pindah lokasi tugas keluar Kabupaten Rembang, pensiun, meninggal, dan sedang sakit.

"Tidak lolos 310 karena penyintas COVID-19, hamil, menyusui, komorbid, lansia atau (berusia) di atas 59 tahun. Yang tidak hadir 295 karena mutasi, pensiun, meninggal, sakit, dan lain-lain. Total 605 orang," paparnya.

Selain 605 orang nakes tersebut, masih ada pula tenaga kesehatan yang vaksinasinya tertunda. Rencananya, mereka akan tetap divaksinasi pada gelombang berikutnya.

"Yang tunda ada sebanyak 216 orang. Mereka tetap divaksinasi. Senin besok ada agenda vaksin untuk yang tunda" imbuh Arief.

Adapun jumlah vaksin yang diperoleh Kabupaten Rembang pada tahap pertama sebanyak 4.000 dosis. Sesuai data, untuk nakes dialokasikan sebanyak 3.101, sedangkan yang memiliki tiket vaksin ada sebanyak 2.454.

"Jumlah vaksin diperoleh 4.000 dosis. Nakes sesuai data SDMK sebanyak 3.101, yang punya e-tiket vaksin 2.454. Yang sudah berhasil divaksinasi 1.892 pada putaran 1. Putaran kedua Hari Kamis ini dimulai," pungkasnya.

Tonton video 'WHO Rekomendasikan Vaksin AstraZeneca Untuk Usia 18 Tahun-Lansia:

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)