4 Warga Semarang Tewas, 2 Tertimbun Longsor dan 2 Kesetrum Saat Banjir

ADVERTISEMENT

4 Warga Semarang Tewas, 2 Tertimbun Longsor dan 2 Kesetrum Saat Banjir

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 07 Feb 2021 17:01 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang, Minggu (7/2/2021)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Foto: Angling/detikcom)
Semarang -

Tak hanya dikepung banjir, Kota Semarang, Jawa Tengah kemarin juga diterjang longsor. Akibat bencana ini empat warga tewas, dua di antaranya akibat tertimbun longsor dan sisanya tersengat listrik saat banjir.

"Bencana lain ada 27 titik longsor. Ada 2 warga meninggal, di Candisari atau Jomblang," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kepada wartawan di kantor Balai Kota Semarang, Minggu (7/2/2021).

"Dua lagi meninggal tersengat listrik di Semarang Utara dan Semarang Timur," sambung Hendi, sapaannya.

Hendi mengatakan pihaknya saat ini masih berkoordinasi soal bantuan warga terdampak bencana banjir maupun longsor. "Selebihnya untuk fisik dari longsoran kalau hujan sudah mulai mereda akan dibangun dengan dana tak terduga," tegasnya.

Untuk pengungsi banjir di Semarang kini sudah mulai kembali ke rumahnya. Beberapa di antaranya memilih mengungsi di rumah saudaranya atau bahkan di hotel.

"Di Puri Anjasmoro sebagian besar menengah ke atas, kemarin disiapin truk TNI Polri dan Satpol. Umumnya menginanp di hotel atau geser ke Kodim dan dijemput ke rumah saudara. Pengungsian di Semarang Barat tidak ada," jelas Hendi.

"Tercatat yang masih di Genuk di satu atau dua musala. Jumlah tidak banyak satu musala 10-20 KK. Di Pedurungan di Tlogosari Kulon. Semalam 3 KK bersiap pulang," sambungnya.

Saat ini banjir di sejumlah titik vital Kota Semarang sudah surut. Di antaranya kawasan Kota Lama, hingga Jalan Supriyadi, Jalan Soekarno-Hatta, ujung Jalan MT Haryono sudah surut dan bisa dilalui lancar.

Sementara itu, beberapa titik yang masih tergenang yaitu Kecamatan Genuk ada di Kelurahan Kaligawe, Genuksari, Muktiharjo Lor. Kemudian di Kecamatan Pedurungan ada di Tlogosari Kulon, Muktiharjo Kidul, Dempel, kemudian di daerah Semarang Barat di Purianjasmoro.

(ams/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT