Banjir Menerjang Jateng, Ganjar: Semua Siaga Satu

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 20:55 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Banjir menerjang sejumlah daerah di Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengimbau agar semua pihak siaga satu di musim hujan terutama dalam sepekan ini.

"Pekalongan beberapa hari lalu terjadi sudah pulang dan balik lagi. Kudus ada 3 titik di 3 kecamatan, masih dikelola. Beberapa bagian wilayah di Kota Semarang sudah ditangani. Ibu Wakil Wali Kota (Semarang)sudah koordinasi sehingga disiapkan kondisi pengungsian," kata Ganjar kepada wartawan di rumah dinasnya, Sabtu (6/2/2021).

Ia mengatakan di beberapa daerah ada pengungsi akibat banjir yang melanda antara lain di Pekalongan, Kudus, dan Kota Semarang. Dia mengingatkan pandemi virus Corona atau COVID-19 menjadi pertimbangan dalam mempersiapkan lokasi pengungsian.

"Kondisi pengungsian saya minta dibuat di tempat yang lebih lega. Karena ini lagi COVID-19, maka ini harus disiapkan agar semuanya aman. Saya minta semua siaga satu," lanjutnya.

Ia menegaskan curah hujan memang masih tinggi sehingga meminta seluruh kepala daerah termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) serta masyarakat untuk siaga satu.

"Banjir yang terjadi hari ini, dari laporan BMKG karena kondisi curah hujan yang ekstrem. Beberapa daerah khususnya Kota semarang memang ekstrem, sehingga curah hujan tinggi sekali. Maka saya minta BBWS siaga, BPBD siaga, masyarakat disiapkan dan tempat pengungsian termasuk logistik semua dipastikan aman," tegas Ganjar.

Penanganan banjir dengan pompa contohnya di Kota Semarang juga diminta dimaksimalkan atau ditambah. Ganjar juga menjelaskan soal dampak cuaca di perjalanan Kereta Api (KA) maupun bandara yang terganggu.

"Maka kondisi ini betul-betul membutuhkan tindakan ekstra, meskipun sampai pukul 15.00 WIB saya dilapori bahwa genangan di runway (bandara) sudah surut, namun di taxy way belum. Maka diputuskan arus penerbangan dipindahkan ke Solo," jelasnya.

"Kita harus siaga terus menerus, karena BMKG mengingatkan setidaknya kurang lebih seminggu ini kita harus siaga terus menerus karena cuaca ekstrem," tandasnya.

Untuk diketahui beberapa wilayah di Jawa Tengah memang dilanda banjir hari ini. Di Ibu Kota Jawa Tengah yaitu Kota Semarang banjir terjadi di beberapa titik jalan, permukiman, hingga Stasiun Tawang dan Bandara Ahmad Yani.

Tonton juga Video: Stasiun Semarang Tawang Terendam Banjir, Sejumlah Rute KA Diubah

[Gambas:Video 20detik]



(alg/sip)