Miris! Seorang Bapak di Kudus Diduga Cabuli Anak Gadisnya Sendiri

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 19:36 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Kudus -

Seorang bapak berinisial A (32) di Kudus, Jawa Tengah, diduga mencabuli anaknya sendiri yang masih di bawah umur. Kasus tersebut masih didalami polisi.

"Ya benar, masih kita dalami," kata Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David, saat dihubungi detikcom, Rabu (27/1/2021).

David mengatakan dugaan pencabulan ini diketahui oleh warga setempat. Hingga akhirnya warga menggelar audiensi dengan pemdes setempat, tapi tidak mencapai kesepakatan. Hingga akhirnya kasus tersebut sampai di Polres Kudus.

"Awalnya ada audiensi di desa (soal dugaan kasus pencabulan bapak sama anak kandung). Namun tidak mencapai kesepakatan. Hingga dibawa ke Polres. Kita menerima," jelas David.

"Cuman di situ warga tidak ada yang laporan. Jadi ini, masih kita dalami awal saja. Terus untuk seperti apa besok kita akan gelar kasus ini, supaya kita gelar. Berkas lanjut apa tidak lihat besok. Kita masih dalami," sambung dia.

Dia menjelaskan dari keterangan sementara ada dugaan unsur persetubuhan yang dilakukan bapak kepada anak. Namun hal tersebut masih didalami pihak polisi.

"Memang itu ada dugaan persetubuhan bapak sama anak. Korban (anak) baru dilakukan visum itu baru besok," ungkap David.

Terpisah Camat Jekulo, Wisnu Broto Purnawarman, mengatakan bahwa ada warganya yang Rabu siang menggelar audiensi terkait dugaan pencabulan bapak dengan anak kandung sendiri. Korban masih berusia 14 tahun. Menurutnya kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

"Sudah ditangani Polres, iya bapak sama anak," jelas Wisnu saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon sore ini.

Dia menceritakan keterangan yang didapat bahwa bapak itu sudah berkali-kali melakukan dugaan pencabulan kepada anaknya. Hingga akhirnya anaknya yang lain mengetahui dan melaporkan kepada ibunya.

"Akhirnya mungkin warga tahu, terus ada audiensi, Babinsa, Bhabinkamtibmas sudah dirapatkan sama desa juga. Korban dievakuasi. Ini sudah (kasusnya) diserahkan polres," tambah Wisnu.

(sip/rih)