Dinkes Sebut Baru 50% Nakes di DIY yang Sudah Disuntik Vaksin Corona

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 14:54 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: iStock)
Yogyakarta -

Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dinkes DIY) menyebut telah menyuntikkan vaksin Corona terhadap tenaga kesehatan (nakes). Namun hingga saat ini masih 50 persen dari jumlah nakes terdaftar yang sudah disuntik vaksin Corona.

Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan bahwa vaksinasi di DIY dilaksanakan dalam empat tahap. Di mana tahap pertama untuk tenaga sumber daya manusia bidang kesehatan, tahap kedua untuk pelayan publik, tahap ketiga untuk masyarakat rentan dan tahap keempat untuk pelaku ekonomi esensial dan masyarakat umum.

Secara rinci dia menjelaskan bahwa vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan, termin pertama dilaksanakan untuk wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Selanjutnya, kata Pembajun, vaksinasi akan dilaksanakan termin kedua yaitu Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul.

"Sedangkan untuk perkembangan vaksinasi saat ini, dari 21.942 tenaga kesehatan, sebanyak 97,68 persen telah terdata dan sebanyak 11.011 orang (50,18 persen) telah divaksin," ucapnya melalui keterangan tertulis untuk wartawan, Rabu (27/1/2021).

Lebih lanjut, nakes yang tidak mendapatkan vaksin Corona karena belum lolos kategori vaksinasi. Seperti halnya ada nakes yang memiliki comorbid dan usianya melebihi syarat.

Dia juga melanjutkan, pelayanan vaksinasi COVID-19 di DIY akan dilayani melalui fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta yang telah terdaftar pada Kemenkes dan telah terkoneksi dengan aplikasi PCare BPJS Kesehatan. Pelayanan vaksinasi di DIY dilaksanakan oleh 121 Puskesmas dan 60 Fasyankes lainnya (RS/klinik).

"Saat ini telah siap 367 tenaga vaksinator yang dilatih oleh PPSDM Kemenkes RI, dan jumlah tenaga tersebut akan bertambah secara bertahap dengan target sampai bulan Maret 2021 siap 1.313 petugas vaksinator," ujarnya.

Dia melanjutkan penjelasannya soal ketersediaan vaksin Corona. Dari kebutuhan sebanyak 2.605.179 dosis, saat ini sudah terkirim total sebanyak 71.600 dosis dalam 2 termin pengiriman. Pengiriman vaksin ini juga mendapat pengawalan dari pihak TNI.

(sip/mbr)