Kawanan Monyet Serbu Kampung di Banjarnegara, Warga Resah

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 16:04 WIB
Monyet yang masuk ke permukiman warga di Banjarnegara, 26/1/2021
Monyet yang masuk ke permukiman warga di Banjarnegara. (Foto: Dok. Warga)
Banjarnegara -

Warga Kelurahan Kutabanjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jateng, diresahkan kawanan monyet menyerbu kampung mereka. Kawanan monyet tersebut datang untuk mencari makan.

Kuatro (34), salah seorang warga Kelurahan Kutabanjarnegara mengatakan kawanan monyet tersebut biasanya datang pagi hari dan siang hari untuk mencari makan.

"Ke sininya (ke rumah) saat pagi dan siang. Sudah sejak tiga hari lalu," ujar Kuatro saat ditemui di rumahnya, Selasa (26/1/2021).

Tidak hanya di halaman, kawanan monyet itu juga ke atap rumah. Monyet-monyet itu datang bergerombol, paling sedikit sekitar tiga ekor.

Saat diberi pisang, monyet tersebut pergi. Meski tidak menyerang namun keberadaan monyet ini membuat warga resah.

"Kalau menyerang tidak, tetapi kalau tidak segera ditangkap meresahkan. Apalagi di sini juga banyak anak-anak," tuturnya.

Warga lainnya, Anisa (36), memperkirakan rata-rata tinggi monyet sekitar 70 sentimeter. Saat di depan rumahnya, kawanan monyet ini memakan buah nangka dan alpukat yang ada di depan rumah.

"Tadi saya melihat di depan rumah sedang makan buah nangka. Setelah itu pindah ke pohon alpukat. Awalnya di sini ada ayam ada burung, semuanya kok pada berisik ternyata di pohon nangka ada monyetnya," terang Anisa.

Ia berharap agar adanya kawanan monyet serbu kampung tersebut bisa segera ditangkap. Karena ia bersama anaknya takut terhadap keberadaan monyet liar tersebut.

"Takut kalau besok ke sini lagi. Jadi harapannya bisa segera ditangkap," ujarnya.

Sementara itu, petugas Damkar Banjarnegara Nur Cahyo Adi mengatakan upaya pencarian monyet sudah dilakukan. Namun, hingga hari ini belum membuahkan hasil.

"Upaya penangkapan hari ini kita hentikan dulu. Karena keberadaan monyet ini sudah di luar dari area kita. Kebetulan di sekitar permukiman juga banyak pohon-pohon dan perkebunan warga," jelas Nur.

Upaya pencarian kawanan monyet yang menyerbu kampung tersebut akan terus dilakukan. Nantinya, saat muncul ke lagi ke permukiman, penangkapan monyet ini akan menggunakan obat bius.

"Kami sudah menyiapkan obat bius untuk penangkapan. Sementara ini, kami imbau untuk warga segera melapor jika melihat monyet-monyet itu muncul lagi," kata dia.

(mbr/rih)