Karyawati Bersimbah Darah di Karanganyar, Polisi: Pelaku Cenderung Psikopat

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 13:48 WIB
Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono
Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono. (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Karanganyar -

Kasus penemuan karyawati bersimbah darah di salah satu minimarket di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah menguak fakta baru. Polisi menduga pelaku penganiayaan wanita yang sedang hamil tujuh bulan tersebut memiliki kecenderungan psikopat.

"Yang jelas kita sudah memetakan, menganalisa karakter yang bersangkutan, didapat bahwa pelaku penganiayaan di Colomadu tersebut cenderung psikopat," ujar Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satrio Wicaksono, ditemui detikcom di Mapolres Karanganyar, Selasa (26/1/2021).

Tegar mengatakan kecenderungan psikopat ini berdasarkan pada rekaman CCTV yang diperoleh petugas. Dari rekaman itu, kata Tegar, tampak pelaku yang awalnya hendak membeli barang, tiba-tiba menyerang korban dari belakang.

"Berdasarkan kronologis sesuai CCTV, pelaku datang hendak membeli barang. Kemudian diantar oleh korban menuju barang tersebut. Saat hendak menuju barang yang kedua, tiba-tiba korban langsung ditusuk dari belakang," paparnya.

Tegar menerangkan pelaku menyerang karyawati minimarket itu secara bertubi-tubi menggunakan pisau lipat. Pelaku lalu menyeret korban ke gudang untuk menghindari saksi mata.

"(Dianiaya) Sekitar lima sampai tujuh menit. Dari (rekaman) CCTV pelaku mencoba membawa korban ke gudang agar tidak diketahui pengujung. Diseret ke gudang," terang Tegar.

Tegar menyebut pelaku melakukan aksinya seorang diri. Pelaku datang dan pergi dari minimarket dengan berjalan kaki.

"Pelaku laki-laki. Dia jalan ke minimarket tersebut. Setelah kejadian keluar jalan lagi," katanya.

Polisi masih mendalami motif penyerangan ini. Pihaknya memastikan antara korban dan pelaku tidak saling mengenal.

"Keterangan dari korban, belum saling mengenal. Tapi ada motif tersendiri di situ, jadi psikopatnya itu," imbuhnya.

Tegar mengatakan saat ini pihaknya telah mengantongi identitas beberapa kandidat pelaku. Beberapa kandidat ini tengah didalami, sehingga diharapkan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap.

"Kita sudah mengantongi beberapa kandidat, kemudian kita dalami. Kemungkinan dia residivis. Mudah-mudahan itu pelakunya," terang Tegar.

Sebelumnya diberitakan, seorang karyawati minimarket di Kabupaten Karanganyar, inisial EN (39), ditemukan bersimbah darah, Kamis (21/1) lalu. Wanita yang sedang hamil tujuh bulan tersebut ditemukan rekannya penuh luka di minimarket tempat mereka bekerja.

(ams/sip)