Bupati Terpilih Bantul Positif COVID-19

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 10:33 WIB
Bupati terpilih Bantul jalani isolasi Corona
Bupati terpilih Bantul, Abdul Halim Muslih, positif virus Corona. (Foto: Istimewa)
Bantul -

Pemkab Bantul menyebut hasil swab PCR Wakil Bupati Bantul yang juga merupakan bupati terpilih Bantul di Pilkada 2020, Abdul Halim Muslih, positif COVID-19. Hal itu membuat beberapa pejabat di-tracing dan Halim gagal mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Sudah keluar (hasil swab PCR Wabup Bantul), keluarnya kemarin (Senin 25/1) kira-kira setengah 3 (sore) dan hasilnya positif (COVID-19)," kata Sekda Kabupaten Bantul Helmi Jamharis saat dihubungi wartawan, Selasa (26/1/2021).

Dengan hasil tersebut, kata Helmi, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan di kompleks Parasamya Kabupaten Bantul. Selain itu, sejak Senin malam Dinas Kesehatan telah melakukan tracing terhadap beberapa orang.

"Kemudian sejak kemarin sampai tadi malam Dinkes juga telah melakukan tracing terhadap beberapa orang yang sebelumnya melakukan aktivitas bersama dengan beliau (Wabup), termasuk tracing ke saya," ujarnya.

Tindakan itu dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak orang-orang yang melakukan kontak erat dengan Halim. Nantinya, hasil dari tracing itu ditindaklanjuti dengan swab PCR, khususnya kepada mereka yang mendapati keluhan-keluhan bergejala.

"Seperti saya, alhamdulillah, sekalipun ketemu tapi tidak kontak erat dan tidak masuk dalam kategori harus di-swab," ucapnya.

Menyoal vaksinasi perdana di Kabupaten Bantul yang akan berlangsung pekan ini, lanjutnya, Halim belum akan menjalani vaksinasi karena masih dalam pemulihan.

"Untuk vaksinasi itu kalau tidak Rabu ya Kamis sepertinya. Yang jelas untuk beliau (Wabup) nanti digantikan saya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Abdul Halim Muslih melakukan isolasi mandiri usai hasil rapid antigennya positif pada Jumat (22/1). Pria yang masih menjabat Wakil Bupati Bantul ini sebelumnya menghadiri rapat pleno penetapan Bupati-Wakil Bupati terpilih Bantul.

Melalui akun Facebook pribadinya, Halim menceritakan kronologi bagaimana dia kehilangan indera perasa dan penciuman sebelum menjalani rapid antigen.

Simak juga video '5 Februari, GeNose akan Dipasang di Stasiun-Terminal untuk Tes Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)