SE PPKM Jilid 2 di Solo Diteken, Berikut Aturan Main Terbaru

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 21:25 WIB
Pemkot Solo terus melakukan razia protokol kesehatan (Prokes) di beberapa wilayah. Salah satunya dilakukan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Minggu (27/12).
Pemkot Solo razia protokol kesehatan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Minggu (27/12/2020). (Foto: Kartika Bagus/detikcom)
Solo -

Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah terbit. Aturan mulai diberlakukan Selasa (26/1/2021) pukul 00.00 WIB.

Dalam SE Wali Kota Solo nomor 067/136 tersebut, sejumlah aturan diubah. Berikut aturan-aturan yang berubah dibandingkan SE Wali Kota Solo yang sebelumnya bernomor 067/036.

Pertama adalah jam operasional mal dan pusat perbelanjaan yang dibuka pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB. Aturan sebelumnya hanya sampai pukul 19.00 WIB.

Kemudian jam buka toko ritel hingga toko kelontong tidak diatur. Namun jam operasional mereka dibatasi sampai pukul 21.00 WIB.

"Intinya sebetulnya protokol kesehatan. Kalau waktunya terbatas, sedangkan orangnya banyak justru terjadi penumpukan," kata Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani, Senin (25/1/2021).

Destinasi wisata diperbolehkan buka hingga pukul 15.00 WIB dengan kapasitas 30 persen. Tempat hiburan malam, arena olahraga, game online dan warnet diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 persen.

Pasar tradisional boleh beroperasi sampai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, pasar hanya boleh beroperasi pukul 18.00 WIB. Pasar tumpah yang sebelumnya dilarang, kini dibatasi hanya untuk 50 persen pedagang.

Kemudian terkait pernikahan, prosesi akad nikah atau pemberkatan tidak boleh dilaksanakan di rumah. Sedangkan resepsi pernikahan diperbolehkan dilaksanakan di gedung pertemuan atau hotel

"Dibatasi 300 orang dan tidak boleh melebihi 50 persen kapasitas. Pelaksanaan dibatasi dua jam. Hidangan harus dikardus dan dibawa pulang," ujarnya.

Begitu pula dengan pertemuan di hotel, dibatasi untuk kapasitas 25 persen ruangan dan tak lebih dari 150 orang. Durasi waktu dibatasi dua jam.

Sementara penerapan sanksi masih sama dengan aturan sebelumnya. Pelaku usaha yang melanggar akan diberi sanksi mulai dari teguran hingga ditutup tempat usahanya sampai dua bulan.

(bai/rih)