PTKM Yogya Diperpanjang, Mal Boleh Buka hingga Jam 8 Malam

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 14:45 WIB
Petugas gabungan dari Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja berjaga pada malam pergantian tahun di simpang empat Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Kamis (31/12/2020). Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menutup tempat wisata saat malam pergantian tahun. Penutupan itu menyasar empat kabupaten di DIY. Penutupan itu tertuang dalam surat nomor 443/03734 tentang penutupan objek wisata pada malam pergantian tahun baru. Surat tertanggal 31 Desember yang diteken Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji ini ditujukan ke Bupati Sleman, Bupati Bantul, Bupati Gunungkidul dan Bupati Kulonprogo. detikcom/Pius Erlangga
Simpang empat Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Kamis (31/12/2020). (Foto: Pius Erlangga/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperpanjang masa pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) hingga 8 Februari 2021 mendatang. Dalam perpanjangan PTKM ini, jam operasional pelaku usaha atau pusat perbelanjaan diperpanjang satu jam menjadi buka hingga pukul 20.00 WIB.

Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Daerah Istimewa Yogyakarta No.4/INSTR /2021 tentang perpanjangan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk pengendalian COVID-19. Instruksi tersebut diteken oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tanggal 25 Januari.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengaku tidak ada perubahan yang signifikan untuk aturan PTKM di DIY. Hanya saja, dia menyebut jam operasional tempat usaha yang tadinya dibatasi hingga pukul 19.00 WIB, mulai besok diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB.

"Kita semua tidak berkurang, DIY tetap sama semua. Kita tidak mungkin mengurangi kabupaten karena interaksi antarkabupaten ini kan sangat erat. Jadi kita berlakukan di kabupaten/kota di DIY," kata Aji saat ditemui wartawan di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, Senin (25/1/2021).

"Yang beda jam buka pukul 19.00 ke 20.00 (WIB). Itu juga tidak dikemukakan (alasannya) karena instruksinya seperti itu dari pusat dan kita ikuti," lanjut Aji.

Instruksi PTKM baru ini terdapat 11 poin aturan PTKM di DIY. Berikut 11 poin tersebut:

KESATU
Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dan Work From Office (WFO) sebesar 25% (dua puluh lima persen) dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KEDUA
Dalam jaringan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara (daring/online)

KETIGA
Untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KEEMPAT
Melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan:
a. kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25% (dua puluh lima persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran; dan

b. pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 20.00 WIB.

KELIMA
Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KEENAM
Mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50% (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

KETUJUH
Untuk meningkatkan kembali protokol kesehatan (menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak dan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi
menimbulkan penularan).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2