Bupati dan 7 Pejabat Brebes Tak Lolos Syarat Ikuti Vaksinasi Corona

Imam Suripto - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 13:08 WIB
Wakil Bupati Brebes Narjo saat disuntik vaksin COVID-19, Senin (25/1/2021)
Wakil Bupati Brebes Narjo saat disuntik vaksin COVID-19, Senin (25/1/2021) Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes -

Delapan dari total 11 pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yang batal disuntik vaksin virus Corona (COVID-19) hari ini. Kedelapan pejabat itu, termasuk Bupati Brebes Idza Priyanti, gagal divaksin mayoritas gara-gara memiliki tekanan darah (tensi) tinggi.

Vaksinasi COVID-19 di Brebes ini digelar di aula RSUD Brebes, Senin (25/1). Ke-11 pejabat Pemkab Brebes yang dijadwalkan divaksin hari ini yakni Bupati Brebes, Idza Priyanti beserta wakilnya, Narjo.

Kemudian Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, Kadinkes Brebes dr Sartono, Kajari Brebes Emy Munfarida, perwakilan DPRD Brebes Muhamad Rizki Ubaidilah, dan Ketua IDI Brebes dr Rasipin. Lalu Ketua IBI Uji Rahayu, Ketua PPNI Prawoto, perwakilan dewan masjid/NU Akhmad Sururi dan perwakilan Muhammadiyah Bagus Haryadi.

Saat pemeriksaan kesehatan hanya tiga orang yang dinyatakan memenuhi syarat vaksinasi COVID-19 hari ini, yakni Wakil Bupati Brebes Narjo, perwakilan DPRD Rizki Ubadilah, dan perwakilan Dewan Masjid/NU Ahmad Sururi. Sementara kedelapan orang lainnya memiliki tekanan darah di atas 140.

"Hanya tiga yang lolos, delapan lainnya tidak memenuhi syarat karena tensinya tidak memenuhi syarat. Bupati saat ditensi 159/89 padahal syaratnya maksimal 140/90," kata Kadinkes Brebes, dr Sartono usai vaksinasi COVID-19, Senin (25/1/2021).

Sementara itu, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto batal divaksin karena belum lama disuntik vaksin lainnya. "Belum lama Kapolres mendapat vaksin lain, jadi tidak memenuhi syarat," tambahnya.

Sartono mengatakan semua perwakilan organisasi profesi medis baik IDI, IBI dan PPNI juga tidak lolos screening karena faktor kesehatan. Saat diperiksa, mereka memiliki tekanan darah tinggi.

"Perwakilan orang medis tidak ada yang lolos termasuk saya. Tensinya tidak memenuhi syarat," ucap Sartono.

Sartono mengatakan para pejabat yang batal divaksin hari ini bakal dijadwalkan ulang. Rencananya setelah tekanan darahnya stabil, para pejabat yang terdaftar ini akan disuntik vaksin COVID-19.

(ams/mbr)