Otak Perampokan Setengah Miliar di Semarang Sempat Berlagak Kejar Pelaku

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 12:32 WIB
Kota Semarang -

Otak aksi perampokan uang setengah miliar rupiah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Susanto, akhirnya ditangkap. Polisi mengungkap Susanto ternyata sempat berlagak mengejar para pelaku saat kejadian.

Susanto (39) yang merupakan warga Gayamsari Semarang ikut dihadirkan dalam prarekonstruksi di lokasi kejadian, Jalan Krakatau VIII bersama 5 tersangka lain yaitu Rahmat (39), Frans Panjaitan (36), dan Maftuhi (25) warga Bumijaya, Lampung Tengah. Kemudian Vidi Kondian (30) warga Mekar Jaya, Lampung Tengah dan Moch Agus Irawan (38) warga Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Dalam prarekonstruksi perampokan Rp 563 juta tersebut, diketahui Susanto datang menggunakan motor sesaat setelah para pelaku membawa kabur uang Rp 563 juta dalam tas. Ia kemudian mengajak satu karyawan lain membonceng dan pura-pura mengejar.

"Ya (pura-pura mengejar), saat kami lihat (dalam prarekonstruksi) dan dari keterangan, sempat datang dan memakai kendaraan, alasannya datang untuk bekerja. Datang ke TKP ada temannya ikut gonceng dan mengejar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana kepada wartawan di lokasi, Senin (25/1/2021).

Dalam prarekonstruksi perampokan setengah miliar itu salah seorang tersangka, Frans Panjaitan, mengaku mengetahui detail situasi target kejahatannya hingga ada dua tas dalam mobil Teguh setelah diberitahu oleh Susanto. Pengakuan itu juga dibenarkan Susanto. Mereka kemudian memantau dibalik tanaman dan langsung beraksi ketika Teguh turun dari mobil.

"Dia (Susanto) yang memberi tahu ada dua tas di dalam mobil," kata Frans sambil menunjuk Susanto.

Kemudian kepada petugas, Susanto, sempat berkilah dia hanya kebetulan datang seketika saat perampokan usai. Ia mengaku memang saat itu ia datang hendak bekerja.

"Saya belum datang waktu kejadian. Saya di jalan mau kerja," kata Susanto.

Untuk diketahui, peristiwa perampokan itu terjadi hari Senin (18/1) pekan lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Aksi itu terekam CCTV dan terlihat pelaku sempat menodongkan pistol ke saksi korban Teguh yang membawa tas.

Polisi lalu memburu para pelaku perampokan setengah miliar rupiah itu hingga akhirnya pada Kamis (21/1) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB para pelaku dibekuk di Margaluyu Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Penangkapan kawanan perampok ini terekam warga dan viral di media sosial. Untuk Susanto, ia ditangkap di SPBU hari Minggu (24/1) malam.

"Betul bahwa otak pelaku adalah inisial S diamankan tadi malam dan saat ini masih penyelidikan. Keterangan yang bersangkutan bahwa yang memberikan dan menggambar situasi orang yang ambil ataupun keseharian saksi (Teguh)," jelasnya.

(sip/ams)