Nakes Sragen Mulai Divaksin Hari ini, 1.083 Nakes Belum Dapat Jatah

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 11:59 WIB
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, divaksin dalam pencanangan COVID-19 di RSUD dr Soehaei Prijonegoro, Senin (25/1/2021).
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, disutik vaksin COVID-19 di RSUD dr Soehaei Prijonegoro, Senin (25/1/2021). (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Sragen -

Sebanyak 4.980 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mulai mendapatkan vaksin COVID-19, hari ini. Dari jumlah itu, masih ada 1.083 nakes yang belum terdaftar untuk mendapatkan jatah vaksin dalam termin ini.

"Jumlah nakes kita ada 6.063 nakes, yang (sudah) terdaftar 4.980 nakes jadi masih kurang 1.083 nakes," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto, kepada wartawan usai acara pencanangan vaksinasi COVID-19 di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/1/2021).

Seribuan nakes tersebut, lanjutnya, akan segera didaftarkan untuk mendapatkan vaksin COVID-19 pada tahap berikutnya. Hargiyanto menargetkan seluruh nakes di Sragen selesai divaksin Februari mendatang.

"Yang belum masuk data akan segera kita susulkan. Target kita Februari sudah tervaksin semua nakes di Kabupaten Sragen," kata dia.

Hargiyanto mengatakan vaksinasi COVID-19 di Sragen dimulai dengan pencanangan vaksin yang dimulai dengan memvaksin Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan unsur pimpinan daerah lain. Setelah ini, selama tiga hari akan dilakukan vaksinasi terhadap seluruh tenaga kesehatan yang sudah terdaftar.

"Ini vaksin ke tokoh masyarakat, setelah pencanangan ini kita nanti melakukan vaksin ke 4.980 nakes. Target kita selesai 28 Januari," terangnya.

Untuk tahapan ini, Kabupaten Sragen mendapatkan 10 ribu dosis vaksin COVID-19. Penyuntikan vaksin akan diteruskan dengan suntikan kedua 14 hari kemudian.

"Faskes yang ditunjuk 25 Puskesmas, 11 rumah sakit dan 3 klinik. Kita siapkan 50 vaksinator," pungkas Hargi.

(sip/mbr)