Seorang ASN Dinas PU Rembang Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jalan

Arif Syaefudin - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 14:55 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi korupsi (Edi Wahyono)
Rembang -

Polisi menetapkan seorang aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Lodan-Kalipang Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. ASN tersebut berinisial WO selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

"Telah dilakukan gelar perkara dengan hasil bahwa ditetapkannya tersangka atas nama WO selaku PPK di pekerjaan peningkatan jalan Lodan Kalipang," kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito kepada detikcom melalui pesan singkat, Jumat (22/1/2021).

"Betul yang bersangkutan, WO seorang ASN di Dinas Pekerjaan Umum Rembang," ungkap Bambang.

Bambang menjelaskan, selain WO, pihaknya juga telah menetapkan dua orang lain sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan ini.

"Sebelumnya tersangka K penanggung jawab proyek dan MH (swasta)," ujar Bambang.

Tersangka WO dalam proyek pengerjaan jalan Lodan-Kalipang Kecamatan Sarang selaku PPK dari DPU Rembang.

Modus yang digunakan para tersangka dalam kasus ini dimulai dengan pihak kontraktor selaku pelaksana proyek, memberikan fee kepada PPK sebanyak 20 persen dari nilai kontrak proyek, agar memenangkan proses lelang awal.

Kemudian dalam proses pengerjaannya, diduga banyak poin anggaran yang tidak sesuai dengan realisasi lapangan. Hingga proyek jatuh tempo, masih terdapat kekurangan volume pengerjaan.

"Setelah pekerjaan selesai dan dilaksanakan pemeriksaan dari PPHP (panitia pemeriksa hasil pekerjaan) terdapat kekurangan volume sebesar 1.044,35 meter kubik. Dari PPHP tidak mengeluarkan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan 100 persen, namun anggaran sudah dicairkan 100 persen oleh Bendahara Pengeluaran yang diperintah oleh PA (pengguna anggaran) dan PPK," jelasnya.

Proyek pengerjaan jalan Lodan-Kalipang Kecamatan Sarang tersebut dilaksanakan pada tahun anggaran 2016 lalu, namun baru terbongkar tahun 2020 kemarin. Total nilai kerugian negara berdasarkan hasil audit Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) senilai Rp 710,5 juta.

"Hari ini, WO perdana kami periksa di Mapolres Rembang dengan statusnya sebagai tersangka. Berkas tersangka K dan MH sudah dilimpahkan ke kejaksaan, sedangkan WO ini nanti akan menyusul," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan seorang tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Lodan di Kecamatan Sarang, Rembang. Tersanga tersebut berinisial K selaku pelaksana proyek.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2