Ganjar Setuju PPKM Diperpanjang: Penting untuk Tekan Positif Kasus Corona

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 19:44 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (21/1/2021).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (21/1/2021). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama belum memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Ganjar pun setuju dengan penerapan PPKM tahap kedua untuk menekan kasus positif virus Corona di Jateng.

"Intinya kalau melihat yang PPKM pertama hasilnya belum menggembirakan, memang (PPKM) penting untuk menekan angka positifnya," kata Ganjar di kantornya, Kamis (21/1/2021).

Meski begitu, Ganjar memuji pelaksanaan PPKM di Jawa Tengah yang menurutnya sudah baik. Ganjar menyebut semua daerah di Jateng sudah mengikuti pengetatan pembatasan kegiatan, meski hanya 23 daerah di Jateng yang masuk PPKM sebagian Jawa-Bali sejak tanggal 11 Januari lalu.

"Sekarang Jateng the best lah. Dalam arti ketika saya meminta tiga eks Keresidenan Semarang, Solo, Banyumas, seluruh kabupaten kota partisipasi 100 persen, terakhir Kendal. Solidaritas bupati-wali kota hebat," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan pihaknya siap menjalankan kebijakan perpanjangan PPKM. Ia menyebut sudah ada perubahan perilaku masyarakat saat PPKM tahap pertama ini tapi jumlahnya belum banyak.

"Perlu perpanjang karena perubahan perilaku belum cukup. Kalau diperpanjang prinsipnya Jateng sepakat," kata Yulianto.

Sedangkan dampak pada PPKM Jawa-Bali yang sudah berlangsung, menurutnya belum bisa disimpulkan. Namun secara epidemiologi disebutnya belum berdampak.

"Sisi orang yang sakit, minggu pertama Januari berarti pra PPKM dibanding minggu kedua sebagian masuk PPKM itu ada kenaikan (kasus Corona) sedikit," ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan data kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya hari ini. Tercatat hingga saat ini ada total 116.387 kasus positif virus Corona di Jawa Tengah.

Menurut data yang diunggah di website corona.jatengprov.go.id, Kamis (21/1/2021) pukul 12.00 WIB, total kasus terkonfirmasi positif di Jateng 116.387 kasus. Dari 116.387 kasus itu terdiri dari 12.207 kasus aktif atau pasien yang masih dirawat, 96.937 pasien sembuh, dan 7.243 meninggal dunia.

Bila dibandingkan dengan total kasus Corona di Jateng pada Rabu (20/1) yang sebanyak 114.876, maka ada penambahan kasus baru hari ini sebanyak 1.511. Jika dibandingkan dengan jumlah kasus baru kemarin yang sebanyak 1.448 kasus, maka kasus baru hari ini bertambah 63 kasus.

Selanjutnya perbandingan data kasus aktif dengan Selasa (19/1), bertambah 230 kasus. Kemudian data kasus sembuh bertambah 1.197, dan jumlah kasus meninggal bertambah 84 orang dalam sehari.

Selain itu, Pemprov Jateng masih memantau 13.680 kasus suspek Corona. Bila dibandingkan dengan data Rabu (20/1) yang sebesar 13.760, maka jumlah kasus suspek Corona di Jateng berkurang 80 kasus.

(rih/ams)