Bupati Sleman Kena Corona Usai Sempat Divaksin, Diduga Tertular dari Sini

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 19:24 WIB
Bupati Sleman, Sri Purnomo saat memberikan keterangan di kantor Pemda DIY, Yogyakarta, Kamis (22/10/2020).
Bupati Sleman, Sri Purnomo saat berada di kantor Pemda DIY, Yogyakarta, Kamis (22/10/2020). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Sleman -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menduga Bupati Sleman Sri Purnomo positif virus Corona atau COVID-19 karena tertular dari salah satu pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pimpinan OPD itu disebut cukup lama berkontak dengan Sri Purnomo.

"Kita ketahui aktivitas Pak Bupati banyak bertemu orang. Kebetulan ada salah satu OPD yang karyawannya positif antigen kemudian di-tracing sampai pimpinannya positif," kata Joko saat ditemui di Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (21/1/2021).

Joko menjelaskan pimpinan OPD itu sempat menghadap ke ruangan Sri Purnomo pada Senin (18/1).

"Senin (18/1) pimpinan OPD menghadap Pak Bupati sehingga kontak cukup lama. Kepala OPD itu di-swab antigen Selasa (19/1) kemudian Rabu (20/1) PCR dan hasilnya positif hari ini," jelasnya.

"Apakah karena itu atau tidak, itu tidak bisa dipastikan tapi salah satu kemungkinan analisisnya karena Bupati jelas kontak banyak orang dan jelas kontak yang positif dengan pas hari Senin (18/1)," urainya.

Dinkes Sleman kemudian akan melakukan rapid test antigen untuk mereka yang melakukan kontak erat dengan Sri Purnomo. Tes tersebut rencananya akan digelar besok.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Sleman Sri Purnomo positif virus Corona setelah sempat menerima vaksin Sinovac pada tanggal 14 Januari lalu.

Pengumuman itu ia sampaikan di akun instagram pribadinya @sripurnomosp hari ini.

"Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hari ini Kamis 21 Januari 2021, saya Sri Purnomo Bupati Kabupaten Sleman menyampaikan kondisi terkini yang sedang saya hadapi," tulis Sri dalam akun media sosial instagramnya seperti dikutip detikcom, hari ini.

Ia menjelaskan sebelumnya telah menjalani tes swab antigen pada Rabu (20/1) dengan hasil positif. Kemudian dilanjutkan swab PCR dengan hasil positif.

"Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen yang mana hasilnya dinyatakan positif. Kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, dimana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," jelasnya.

Simak juga video 'Jangan Panik dengan Gejala Pasca Vaksinasi COVID-19!':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)