DIY Masuk Peta Potensi Bencana Januari, EWS Bantul hingga Merapi Dicek

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 13:54 WIB
Hujan deras di Yogyakarta, Rabu (29/11/2017),
Ilustrasi hujan deras di Yogyakarta. (Foto: dok detikcom)
Yogyakarta -

BMKG menyampaikan sejumlah daerah memiliki potensi bencana pada Januari-Februari, salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi. Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengaku telah melakukan berbagai antisipasi terkait hal tersebut.

"Ya, ini kan BMKG kan dia prediksinya terkait curah hujan, bahwa Januari-Februari puncak musim hujan dan infonya DIY masuk waspada terkait dengan ini," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana kepada detikcom, Selasa (19/1/2021).

BPBD pun mengantisipasi potensi bencana terkait curah hujan tinggi yang bakal melanda DIY. Mengingat DIY sempat dihantam Badai Cempaka pada tahun 2018.

"Jadi terkait potensi bencana yang diakibatkan oleh hujan, ya kita pengalaman-pengalaman yang lalu karena hujan ekstrem sungai bermuara di selatan dan hilir tidak mampu menampung," ujarnya.

Biwara mengatakan pihaknya telah menyiapkan solusi baik untuk jangka panjang dan jangka pendek terkait imbauan BMKG. Seperti halnya terkait dengan infrastruktur yang terdampak siklon Cempaka sudah selesai dibangun semua.

"Tentu pembangunan karena anggaran dari BNPB maka kemudian memperhitungkan juga potensi terjadinya potensi luapan saat siklon Cempaka. Itu dari sisi upaya supaya kemudian layanan publik dalam bentuk infrastruktur tetap berfungsi," katanya.

"Dari sisi yang lain, tentu sebelum musim hujan kita sudah lakukan checking dengan BPBD dan BMKG untuk mengecek EWS (early warning system) yang dimiliki. Kita juga cek EWS tanah longsor yang dipasang di Kulon Progo dan Bantul. Kemudian EWS untuk banjir, longsor, Merapi karena lahar dingin bisa potensi juga," imbuh Biwara.

Di sisi lain pihaknya juga melakukan edukasi ke masyarakat melalui Forum Risiko Bencana (FRB), Desa Tangguh Bencana (Destana) dan juga melalui lembaga yang ada untuk mengantisipasi jauh-jauh hari potensi-potensi yang bisa terjadi karena musim hujan.

"Kalau di Kota (Yogyakarta) cukup melakukan pengelolaan tanaman di pinggir jalan, seperti pemangkasan pohon untuk mengurangi potensi pohon tumbang karena hujan disertai angin," ucapnya.

Selanjutnya soal peta potensi multirisiko bencana yang disampaikan BMKG...

Selanjutnya
Halaman
1 2