ADVERTISEMENT

3.000 Rumah Warga di Pekalongan Terendam Banjir

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 11:28 WIB
Banjir di Kelurahan Sampangan Gang 5B, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Selasa (19/1/2021).
Banjir di Kelurahan Sampangan Gang 5B, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Selasa (19/1/2021). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Hujan deras yang melanda Kota Pekalongan, Jawa Tengah sejak kemarin pagi hingga saat ini menyebabkan banjir. Tercatat hingga saat ini ada 3.000 rumah warga yang terendam banjir di Kota Pekalongan.

"Ada 500 warga yang mengungsi dan sebanyak 3.000 rumah yang terdampak banjir," ujar Wakil Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, kepada detikcom di pos pengungsian Gedung Serba Guna Sampangan, Selasa (19/1/2021).

Selain intensitas hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan oleh meluapnya sungai di Kota Pekalongan. Dia menyebut banjir cukup merata terjadi di wilayahnya.

"Terparah di Sampangan, Kebulen, Krapyak, Klego, dan Pesindon, Bugisan," katanya.

"Saat ini kondisi masih hujan kecil. Saya mengimbau kepada warga untuk senantiasa waspada dan hati-hati. Apalagi daerah atas juga terpantau masih hujan. Kemungkinan ada kiriman air kembali," lanjut Afzan.

Pantauan detikcom pagi ini, cuaca di Kota Pekalongan masih diguyur gerimis. Salah seorang warga Kelurahan Sampangan, Imam Supriyanto (40) menyebut hujan yang terjadi sejak kemarin pagi hingga saat ini membuat Sungai Kali Loji meluap.

"Air mulai masuk sejak pukul sembilan malam. Puncaknya pukul 23.30 malam, masuk rumah hingga satu meter," kata Imam.

Dia langsung mengungsikan keluarganya ke gedung serba guna di wilayahnya. Dia juga tak sempat menyelamatkan harta bendanya.

"Tidak memperhatikan barang elektronik. Ya sekarang baru sempat melihat rumah, sudah tergenang dalamnya semua," lanjutnya.

Imam mengaku daerahnya merupakan kawasan yang langganan banjir. Sebab lokasinya tak jauh dari Sungai Kali Loji.

"Tapi, banjir kali ini lebih parah dan masuk rumah cukup tinggi," jelasnya.

(sip/mbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT