Pantura Perbatasan Tegal-Pemalang Tergenang Banjir, Lalin Tersendat

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 15:17 WIB
Jalur Pantura di perbatasan Kabupaten Tegal-Pemalang tergenang banjir, Kamis (14/1/2021).
Jalur Pantura di perbatasan Kabupaten Tegal-Pemalang tergenang banjir, Kamis (14/1/2021). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kabupaten Tegal -

Jalur Pantura di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, tergenang banjir. Banjir ini akibat luapan air Sungai Kemiri dan Sirambut Pemalang.

Pantauan di lokasi, Kamis (14/1) sekitar pukul 13.00 WIB, lokasi banjir ini berada perbatasan wilayah Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang. Akibat banjir, arus lalu lintas tersendat. Antrean kendaraan tampak mengular dari dua arah.

Dari arah barat, antrean panjang kendaraan mulai dari wilayah Desa Kedungkelor, Warureja, Kabupaten Tegal hingga perbatasan masuk wilayah Pelawangan, Kabupaten Pemalang. Di jalur ini, genangan air mencapai ketinggian sekitar 20 sampai 30 cm.

"Arus lalu lintas Pantura perbatasan wilayah Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang laju kendaraan hanya tersendat karena ada genangan air luapan dari Sungai Kemiri yang masuk wilayah Kabupaten Tegal dan luapan air Sungai Sirambut Kabupaten Pemalang," kata Kabag Ops Polres Tegal, Kompol Aries Herianto, di lokasi banjir, Kamis (14/1/2021).

Jalur Pantura di perbatasan Kabupaten Tegal-Pemalang tergenang banjir, Kamis (14/1/2021).Jalur Pantura di perbatasan Kabupaten Tegal-Pemalang tergenang banjir, Kamis (14/1/2021). (Foto: Imam Suripto/detikcom)

Aris menjelaskan tidak ada pengalihan arus kendaraan. Hanya saja karena jalan Pantura ada titik yang tergenang, maka laju kendaraan tersendat.

"Kendaraan masih bisa lewat jalur Pantura, tapi memang harus pelan-pelan karena ada limpahan air dari arah selatan yang merupakan luapan dari Sungai Kemiri. Jadi tidak ada kemacetan dan tidak ada pengalihan arus," ujar Aries.

Aries mengimbau agar pengguna jalan yang akan melintas berhati-hati karena jalanan licin dan berlumpur. Luapan air dari Sungai Kemiri dan Sirambut selain menggenangi jalan raya utama Pantura, juga berdampak ke perkampungan Bojongkelor wilayah timur, Kabupaten Tegal.

(rih/sip)