Soal Prioritas Vaksinasi COVID-19, Dinkes DIY: Ndherek Dhawuh Pusat

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 19:21 WIB
Vaksin COVID-19 tiba di Yogyakarta
Vaksin COVID-19 tiba di Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). Foto: Pradito Rida Pertana/detikHealth
Yogyakarta -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan vaksinasi COVID-19 di DIY berlangsung dalam empat tahap. Tahapan itu mengikuti keputusan dari pemerintah pusat.

"Bahwa empat tahapan (vaksinasi di DIY) dari Kemenkes, dari pusat. Ndherek dhawuhnya (ikut perintahnya) pusat," kata Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie kepada detikcom, Selasa (12/1/2021).

Ketika ditanya soal apakah ada kemungkinan tahapan itu berubah, Pembajun tidak bisa menanggapinya. Karena pemerintah daerah hanya sebatas pelaksana.

"Kalau kenapa tahapannya seperti itu jangan tanya saya, karena Dinkes hanya pelaksana (vaksinasi) saja," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan DIY direncanakan mendapat alokasi 2.605.179 dosis vaksin COVID-19. Nantinya proses vaksinasi akan berlangsung selama empat tahap.

"Tahapan ada empat, pertama untuk nakes, kedua untuk pelayanan publik, ketiga untuk masyarakat rentan dan keempat untuk pelaku ekonomi esensial dan masyarakat umum," ujar Pembajun Setyaningastutie melalui wawancara daring, Senin (11/1).

Untuk tahap pertama, kata Pembajun, DIY sudah menerima 26.800 dosis pada tanggal 5 Januari lalu. Kemudian saat ini untuk vaksin telah disimpan di gudang farmasi Dinkes DIY.

"Kemudian vaksin ini akan didistribusikan ke kabupaten/kota setelah ada perintah dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI. Karena kita harus mengecek kesiapan di masing-masing kabupaten/kota dalam hal ini gudang penyimpanan vaksin," katanya.

Sasaran vaksin tahap pertama yakni SDM bidang kesehatan (SDMK). Yang masuk dalam kategori SSMK ini tidak hanya nakes tapi yang berperan dalam pelayanan di dalam satu fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), namun bisa juga driver, cleaning service, dan bagian administrasi.

"Mereka tahap pertama yang mendapatkan vaksinasi, sampai saat ini terdata 35.239 (nakes), ini data per 8 Januari 2021," ucapnya.

"Jadi sejak 31 Desember SDMK sudah menerima SMS blast dari sistem informasi vaksinasi di pusat, yang dapat SMS blast akan mendapatkan pertanyaan untuk registrasi dan screening," lanjutnya.

Terkait pelayanan vaksinasi, Pembajun menyebut akan melalui fasyankes yang telah terdata dan terkoneksi dengan BPJS. Di mana ada 121 Puskesmas dan kurang lebih 60 fasyankes lainnya baik rumah sakit maupun klinik.

"Vaksinasi harus di fasyankes, tapi khusus untuk kick off (tanggal 14 Januari) tidak di fasyankes karena tujuannya bagaimana kita mengedukasi masyarakat. Nanti kalau di rumah sakit malah banyak yang datang untuk melihat," ujarnya.

"Apalagi setelah mendapat vaksinasi kan harus berada di lokasi (vaksinasi) selama 30 menit. Jadi setelah divaksin tidak bisa langsung pulang," lanjut Pembajun.

Selanjutnya, Kota Yogya dan Sleman menjadi prioritas vaksinasi COVID-19 tahap awal di DIY...

Selanjutnya
Halaman
1 2