Jalan Utama Wonosobo-Kebumen Ambles, Perkantoran dan Rumah Warga Terancam

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 14:54 WIB
Jalur utama Wonosobo-Kebumen, Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo ambles, Selasa (12/1/2021).
Jalur utama Wonosobo-Kebumen, Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo ambles, Selasa (12/1/2021). (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Wonosobo -

Jalur utama Wonosobo-Kebumen, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ambles hingga kedalaman 10 meter pagi tadi. Selain memutus akses, bencana ini juga mengancam bangunan perkantoran dan permukiman warga di dekat lokasi tersebut.

"Titik jalan ambles ini juga mengancam perkantoran dan rumah warga. Ada Koramil, balai pertanian dan rumah warga. Untuk rumah warga, kami imbau untuk mengungsi dulu. Sementara untuk lembaga lain untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Camat Wadaslintang Mitro Sambodo saat ditemui di lokasi kejadian, Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, Selasa (12/1/2021).

Bangunan yang terancam rusak karena amblesnya tanah di area tersebut di antaranya kantor balai pertanian, Makoramil Wadaslintang dan tiga unit rumah warga. Penghuni tiga rumah tersebut diminta untuk mengungsi.

Hingga saat ini, kondisi tanah di daerah itu masih belum stabil. Sehingga kedalaman ambles masih terus bertambah. Saat ini, kedalaman mencapai 10 meter dengan panjang 40 meter.

"Kondisi tanah masih belum stabil. Kalau diamati masih terus terjadi retakan tanah di lokasi kejadian," terangnya.

Sudarmanto (58) salah seorang sopir angkutan umum mengaku kaget dengan amblesnya jalan tersebut. Pasalnya, saat ia melintas pada pukul 04.30 WIB jalan baru ambles sekitar setengah meter.

"Saya tadi pagi lewat sini masih bisa. Sudah ambles tapi hanya sekitar setengah meter. Tetapi sekarang ke sini lagi kaget dan amblesnya sudah tambah dalam," kata dia.

Jalan antar kabupaten ini ambles tadi pagi sekitar pukul 04.45 WIB. Meski tidak ada koran jiwa, namun akibat kejadian ini membuat akses antar kabupaten sementara putus total.

Saat ini, sudah dipasangi garis polisi di sekitar lokasi jalan ambles tersebut. Namun di bagian bawah masih ada genangan air dan masih muncul retakan baru.

(sip/mbr)