5 ABK Hilang di Laut, Satu di Antaranya Sempat Dilempar Batu Pelaku

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 13:49 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti kasus hilangnya 5 ABK di tengah laut yakni kanco dan pisau saat rilis di Polres Cilacap, Kamis (7/1/2021).
Polisi menunjukkan barang bukti kasus hilangnya 5 ABK di tengah laut yakni kanco dan pisau. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap -

Fakta baru terungkap dari kasus lima anak buah kapal (ABK) Makmur 3 hilang di lautan dan dikabarkan jadi pembunuhan. Polisi menyebut salah seorang ABK yang hilang sempat dilempar batu oleh pelaku, Mohamad Ardi (27), saat hendak kembali ke kapal.

"Satu orang lainnya yang berusaha mendekat lagi ke kapal, karena itu samudera, dilempar (pakai) batu besar sehingga tidak diketahui lagi nasibnya," kata Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya saat rilis kasus di Mapolres Cilacap, Kamis (7/1/2021).

Dery menyebut hingga saat ini kelima ABK itu masih belum ditemukan. Peristiwa melompatnya para ABK itu dipicu keributan di atas kapal yang berangkat dari Pacitan menuju ke Perairan Cilacap.

"7 orang nelayan berangkat dari Pacitan menuju perairan Cilacap dan di perjalanan atau 109 Bujur Timur terjadi keributan di kapal tersebut. Sehingga menyebabkan 5 orang melompat dan satu orang ditikam oleh tersangka dan menyebabkan 5 orang sampai saat ini belum ditemukan dan satu orang menderita luka berat," jelasnya.

Dery menyebut penyebab pelaku Ardi gelap mata dipicu masalah sakit hati. Menurut keterangan pelaku, para ABK itu kerap mengganggu pacarnya.

"Berdasarkan keterangan, didapatkan adanya sakit hati pelaku terhadap enam rekan nelayan lainnya yang biasa sering mengganggu pacar dengan menelpon. Sehingga menyebabkan pelaku sakit hati, jengkel dan merasa marah keenam rekan lainnya," ujarnya.

Dery mengatakan kasus ini ditangani Polres Cilacap setelah mendapat laporan dari korban atas nama Nelson (28) yang ditusuk oleh pelaku. Dery menyebut korban Nelson dan pelaku sempat terombang-ambing di dalam kapal berdua selama 15 jam.

"Satu tersangka dan satu korban, kemudian mereka tidak tahu arah, karena sama-sama tidak bisa mengemudi, akhirnya terdampar di perairan Garut. Kita dapat informasi dari keluarganya yang tidak bisa menghubungi mereka, Polairud Cilacap sempat dua hari melakukan pencarian, setelah itu didapatkan informasi ada sebuah kapal terdampar di wilayah Garut, (mereka terombang-ambing) 15 jam sejak kejadian sampai terdampar," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kasat Polair Polres Cilacap AKP Huda Syafii mengatakan pihaknya bersama Basarnas masih melakukan pencarian terhadap para ABK yang hilang. Selain itu, pencarian para korban dibantu oleh pemilik kapal.Saat ini korban sudah berada di Cilacap dan mendapatkan perawatan. "Saat ini masih dilakukan perawatan. Korban saat ini sudah di Cilacap karena kita masih meminta keterangan," terang Dery.

Simak juga video '5 ABK Terjun ke Laut dan Hilang Gegara Teman Ngamuk Bawa Sajam':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya: pelaku menyampaikan penyesalannya...