Kapok Ketipu Spring Bed Abal-abal, Warga Pekalongan Minta Pabrik Ditutup

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 14:11 WIB
Warga Pekalongan, Arofatur Rohman merasa tertipu dengan spring bed abal-abal yang bermodus cuci gudang. Dia berharap pabrik spring bed abal-abal itu bisa ditutup.
Warga Pekalongan, Arofatur Rohman merasa tertipu dengan spring bed abal-abal yang bermodus cuci gudang. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Pekalongan -

Seorang warga Pekalongan, Arofatur Rohman (34), merasa tertipu usai membeli kasur pegas (spring bed) yang saat dibongkar berisi kardus tanpa pegas. Dia berharap pabrik pembuat kasur abal-abal itu ditutup.

"Harapan saya, pabriknya ditutup, di mana pun berada agar ini tidak terjadi lagi. Kasihan warga kecil yang tergiur dengan harga murah, ternyata kondisi spring bed ya seperti itu, isinya kardus-kardus," kata Fatur saat ditemui detikcom di rumahnya, Kertoharjo, Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Selasa (5/1/2021).

Fatur menyebut penjual spring bed abal-abal itu biasa menyasar emak-emak. Selain itu, para penjual spring bed abal-abal ini juga kerap menggunakan modus cuci gudang sehingga membuat emak-emak tergiur dengan harganya yang miring.

"Bagi kita para suami yang tidak mampu membelikan spring bed, dikira pelit dengan harga murah segitu tidak membelinya. Tidak tahunya spring bed abal-abal," ujar Fatur.

Selain itu, kata Fatur, peredaran spring bed abal-abal ini juga sudah lama. Namun, dia baru mengalaminya awal tahun ini.

"Banyak kabar sudah lama ada, cuma saya baru mengalami awal tahun ini, makanya saya cari terus penjualnya di jalanan. Terakhir ketemu di Gapuro, Warungasem. Walaupun beda pedagang, namun mereka (sama-sama) menjual spring bed abal-abal," jelasnya.

Fatur mengaku menebus spring bed abal-abal seharga Rp 900 ribu dari harga asli Rp 1,2 juta, yang dia bayar dengan uang tunai dan seekor burung miliknya. Dia pun yakin akan banyak orang yang tertarik membeli spring bed yang ternyata abal-abal itu karena iming-iming harga murah.

"Harapan kami ya tutup pabriknya, biar tidak terjadi lagi. Siapapun akan minat dengan rayuan penjual, apalagi harga murah dan bisa ditawar," harap Fatur.

Diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan tiga penjual spring bed abal-abal bermodus cuci gudang yang kerap berkeliling kampung. Ketiga penjual berinisial AS (46), SY (46), dan RM (47) yang juga berasal dari Tegal.

"Ya kami sudah mengamankan pelakunya dan masih kita dalami kasus ini," kata Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Basuki, saat ditemui di kantornya, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (04/1).

Tonton video 'Bareskrim Bongkar Penipuan Modus E-mail Bisnis, Kerugian Rp 276 M':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)