Sultan HB X Hadiri Acara PAN, Mumtaz Rais Singgung Oposisi Keraton

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 14:50 WIB
Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtaz Rais, di sela Muswil ke-5 DPW PAN DIY, Rabu (30/12/2020).
Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtaz Rais, di sela Muswil ke-5 DPW PAN DIY, Rabu (30/12/2020). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta -

Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-5 DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN Mumtaz Rais mengapresiasi kehadiran Sultan dan menyinggung soal oposisi Keraton Yogyakarta.

Mumtaz Rais menyebut bahwa kehadiran Sultan adalah sebagai langkah baru bagi PAN dan Keraton. Ke depannya, kata Mumtaz, PAN akan bekerja sama dengan Keraton.

"Intinya kita mengubah arah lah, dulu ke barat sekarang ke timur. Jadi yang tadinya kita oposisi kepada Keraton, mulai hari ini kita bekerja sama, insyaallah berkesinambungan dengan Sultan untuk masa-masa mendatang," kata Mumtaz di sela muswil yang digelar di Hotel Grand Inna Malioboro, Kota Yogyakarta, Rabu (30/12/2020).

Mumtaz mengklaim setelah dia memegang kendali, PAN akan melakukan perubahan. Di mana perubahan itu PAN akan lebih merangkul masyarakat.

"Saya ubah, PAN hari ini di bawah kendali Mumtaz Rais insyaallah akan lebih membumi dan merangkul rakyat, serta melakukan segala kegiatan yang dimaui oleh masyarakat," ucapnya.

"Intinya kita menentukan arah baru, yaitu bersama-sama dengan Keraton, Kepatihan, untuk membangun Yogya dengan penuh semangat dan harapan-harapan yang lebih cerah," lanjut Mumtaz.

Terkait output dari kebersamaan antara PAN dan Keraton, Mumtaz mengaku semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Dia menepis jika kerja sama tersebut untuk kepentingan politik.

"Tidak ada output politik, saya pastikan. Kita merangkul sebanyak-banyaknya masyarakat, maka output-nya nanti datang kepada kita, dalam bentuk simpati," ujarnya.

Muswil ke-5 DPW PAN DIY dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Rabu (30/12/2020).Muswil ke-5 DPW PAN DIY dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Rabu (30/12/2020). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Sementara itu dalam sambutannya, Sultan HB X mengatakan bahwa momentum ini bisa menjadi forum referensi dan introspeksi sekaligus perspektif bagi PAN sendiri, serta bangsa dan negara. Mengingat PAN adalah partai yang bersifat terbuka.

"PAN menunjukkan diri sebagai partai yang bersifat terbuka dan majemuk, dari berbagai pemikiran dan latar belakang etnis maupun agama. Dari sifatnya itu PAN membuka ruang bagi kaum muda sebagai konsekuensi era digitalisasi," kata Sultan saat memberi sambutan di Muswil ke-5 DPW PAN DIY.

"Mereka berpotensi menjauhkan masyarakat agar tidak terdampak virus hoaks dan tipu daya medsos lainnya," imbuhnya.

Di samping itu, kata Sultan, ajang islah politik yang merangkum berbagai dinamika pemikiran diawali di tingkat DIY, semangat Yogya untuk Indonesia telah disemai sejak era 1945. Niscaya akan meraih peluang misi regional dan nasional, yakni memperkuat kebijakan publik dalam konteks keistimewaan DIY dan mewujudkan PAN sebagai partai yang bermartabat.

"Karena itu saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya muswil ini," ucapnya.

(rih/mbr)