Digugat Rp 5 M Terkait Pemakaman Protokol COVID, Ini Respons RS di Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 11:51 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Banyumas -

Seorang warga di Banyumas, Hanta Novianto, dimakamkan menggunakan protokol COVID-19 oleh Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga, Purwokerto, Banyumas. Pihak keluarga tidak terima dan menggugat pihak RS senilai Rp 5 miliar ke pengadilan. Pihak RS menyebut pemakaman itu sesuai prosedur.

Kuasa hukum RS Dadi Keluarga Purwokerto, Doddy Prijo Sembodo, yang dilakukan pihak rumah sakit sudah sesuai prosedur medis dengan status pasien PDP gejala berat. Oleh karena itu, tindakan yang dilakukan pihak rumah sakit pada pasien harus sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19).

"Pasien setelah dilakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh dengan hasil kesimpulan pasien status PDP gejala berat, dan tindakan medis pemulasaraan jenazah pasien PDP sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19," kata Doddy dalam pesan singkatnya saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (30/12/2020).

Oleh karena itu, pihak rumah sakit siap menghadapi langkah hukum yang diajukan keluarga pasien. Pihaknya juga akan menjelaskan dalam persidangan agar masyarakat memahami peristiwa yang terjadi.

"Kami siap menghadapi dan menghormati langkah hukum yang diajukan oleh keluarga pasien karena sudah masuk ranah hukum. Dalam persidangan akan kami jelaskan agar masyarakat bisa mengerti dan memahami peristiwa hukum yang ada, agar tidak ada penyesatan hukum di saat kita bersama berjuang menghadapi pandemi COVID-19," ucapnya.



Selanjutnya: alasan keluarga menggugat...