Gugatan Rp 653 M Cucu Nyonya Meneer soal Foto Kemasan Bergulir ke MA

ADVERTISEMENT

Gugatan Rp 653 M Cucu Nyonya Meneer soal Foto Kemasan Bergulir ke MA

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 17:23 WIB
Kuasa hukum penggugat menunjukkan kemasan minyak telon bergambar foto Nyonya Meneer, Selasa (12/5/2020).
Kuasa hukum penggugat menunjukkan kemasan minyak telon bergambar foto Nyonya Meneer, Selasa (12/5/2020). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Gugatan Rp 653 miliar cucu pendiri merek jamu legendaris Nyonya Meneer kepada perusahaan yang menggunakan foto Nyonya Meneer terus bergulir. Saat ini proses hukum lanjut ke tingkat kasasi setelah hakim PN Niaga Semarang menyatakan gugatan tidak dapat diterima.

Melansir http://sipp.pn-semarangkota.go.id/, penggugat dalam gugatan bernomor 2/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2020/PN Niaga Smg tertanggal 8 Mei 2020 itu adalah Charles Saerang dengan tergugat PT Bumi Empon Mustiko, turut tergugat yaitu Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI, Menkumham dalam hal ini Dirjen HKI Kemenkumham RI.

Proses persidangan di PN Niaga Semarang dipimpin hakim ketua Muhammad Yusuf. Tanggal 1 September 2020 hakim membacakan putusan dan menyatakan menerima eksepsi tergugat.

"Menyatakan bahwa gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet Onvankelijkeverklaard). Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp 881.000," begitu bunyi amar putusan perkara tersebut, seperti dikutip detikcom, Kamis (24/12/2020).

Tanggal 14 September 2020, tergugat mengajukan kasasi. Dari laman PN Semarang, berkas kasasi sudah kirimkan pada 3 November 2020 ke Mahkamah Agung (MA).

Saat dimintai konfirmasi detikcom soal perkembangan gugatan cucu Nyonya Meneer tersebut, Humas PN Semarang Eko Budi Supriyanto membenarkan proses hukum saat ini masuk ke MA.

"Kasasi di Mahkamah Agung," kata Eko melalui pesan singkat, hari ini.

"Setelah kasasi upaya hukum biasa sudah habis, tapi biasanya pihak yang kurang puas atau kalah ajukan upaya hukum luar biasa yaitu PK (peninjauan kembali)," jelas Eko.

Diketahui, cucu dari pendiri Nyonya Meneer melayangkan gugatan kepada sebuah perusahaan yang saat ini memproduksi minyak telon merek jamu legendaris itu pada bulan Mei 2020. Namun bukan merek yang dipermasalahkan, melainkan foto yang terpasang dalam kemasan.

Lihat juga video 'Suasana Terkini di Kantor PT Nyonya Meneer':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, penjelasan kuasa hukum penggugat dan tergugat...



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT