Nekat Berkerumun Malam Tahun Baru di Jateng, Siap-siap Dibubarkan Polisi!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 17:14 WIB
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat di Polres Klaten, Selasa (8/12/2020).
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat berada di Polres Klaten, Selasa (8/12/2020). (Foto: Acmad Syauqi/detikcom)
Semarang - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) akan membubarkan kerumunan yang merayakan malam pergantian tahun 2021. Masyarakat diimbau agar tetap di rumah saat merayakan tahun baru.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, mengatakan tidak ada penindakan dalam Operasi Lilin Candi dalam rangka Natal dan Tahun Baru kali ini. Namun masyarakat diimbau untuk menghindari kerumunan. Masyarakat juga harus tetap patuh protokol kesehatan.

"Kalau Natal itu sifatnya perayaan keagamaan maka akan diatur lewat surat edaran Gubernur, untuk Tahun Baru sama, kita harapkan masyarakat yang akan merayakan tahun baru, kita di rumah aja, lah berkumpul bersama keluarga, teman dan sanak saudara, tidak usah bepergian ke mana-mana dulu karena COVID di tempat kita masih tinggi," kata Luthfi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/12/2020).

Hal itu juga diungkapkan Luthfi dalam arahan kepada Kapolres Ekswil Pekalongan tentang Pasca Pilkada Serentak bertempat di Mapolres Batang, hari ini. Ia juga menegaskan akan membubarkan kerumunan yang memperingati tahun baru.

"Tidak ada masyarakat kita yang berkerumun untuk memperingati tahun baru, (kalau ada kerumunan) kita akan bubarkan," tegasnya.

Ia juga menjelaskan akan ada operasi gabungan dengan aparat Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten serta TNI/Polri untuk menertibkan kegiatan-kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan. Sedangkan soal hukumannya, Luthfi menjelaskan akan disesuaikan dengan peraturan daerah masing-masing.

"Kita sudah ada Perda, Pergub, dan Perwali di masing-masing wilayah, jadi untuk penegakan hukum diserahkan pada peraturan daerah masing-masing," pungkas Luthfi. (sip/rih)